_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2017/08/","Post":"https://lifeblogid.com/2017/08/26/resep-mp-asi-ubi-untuk-bayi-usia-6-bulan/","Page":"https://lifeblogid.com/kuppee-japanese-quality-international-specifications/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2017/08/26/tempat-wisata-kuliner-jakarta-populer/restoran-jemahdi-seafood/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2017/08/15/200581/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Wp_quiz":"https://lifeblogid.com/wp_quiz/can-you-name-the-leo-dicaprio-movie-by-an-image/","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=201108"}}_ap_ufee

Kenali Penyebab Utama Bayi Kuning dan Cara Penanganannya



Penyebab utama bayi kuning – Bunda, tahukah Anda kira – kira apa sih yang jadi penyebab utama si kecil alami sakit kuning seperti ini? Dan bagaimana cara mengatasinya? Harus bunda tahu bahwa sakit kuning yang bayi Anda alami tersebut terjadi karena kadar bilirubin di dalam darah yang terlalu tinggi. Yang demikian ini memang tak cukup membahayakan ya bunda, akan tetapi bila sakit kuning yang diderita bayi Anda tidak segera ditangani atau dibiarkan begitu saja, maka kondisinya bisa sangat membahayakan, misalnya saja sebabkan kerusakan pada otak si bayi. Jadi, penting sekali untuk mengetahui penyebab utama bayi kuning dan cara penanganannya.

Umumnya, penyakit kuning atau yang juga disebut dengan jaundice ini menyerang bayi baru lahir pada minggu pertama setelah dilahirkan. Gejalanya adalah kulit dan mata yang mulai menguning, warna urine pekat, dan tinja yang berwarna lebih pucat dari biasanya.

Penyebab Utama Bayi Kuning

Penyebab Utama Bayi Kuning

Umumnya kondisi bayi yang sakit seperti ini akan membaik dalam waktu 1 – 2 atau 3 minggu tanpa menimbulkan masalah yang serius. Seiring dengan bertumbuhnya bayi dan juga perkembangan fungsi organ tubuhnya, bayi akan semakin lama bisa mengolah bilirubin dengan baik sehingga fisiologis akan menghilang dengan sendirinya.

Akan tetapi demikian, kuning pada bayi harus mendapat penanganan yang cukup serius, sebab apabila kadar bilirubin tetap tinggi dan tidak mendapat pengobatan, jaundice bisa saja sebabkan kerusakan pada otak. Ini biasanya disebut dengan kernicterus, yakni kondisi dimana kadar bilirubin di dalam tubuh si bayi sangat tinggi, sehingga menumpuk pada otak dan akhirnya menimbulkan gangguan, tuli, maupun cerebral palsy. Apabila penyakit kuning yang diderita bayi Anda berlangsung cukup lama yakni lebih dari 3 minggu, maka kemungkinan penyakit tersebut sebagai gejala dari kondisi lain. Dan bayi yang beresiko paling tinggi untuk alami penyakit kuning diantaranya :

  • Bayi lahir prematur atau bayi lahir sebelum usia kehamilan mencapai 37 minggu.
  • Bayi tak mendapat cukup ASI (Air Susu Ibu) atau pun susu formula.
  • Bayi dengan golongan darah yang berbeda dengan golongan darah bunda.
  • Memar ketika lahir dan terjadi pendarahan dibagian bawah kulit kepala yang disebabkan oleh proses persalinan yang sulit.
  • Masalah di organ hati atau saluran empedu, seperti cystic fibrosis, hepatitis, atau atresia bilier.
  • Infeksi pada saat lahir, seperti sifilis, rubella, dan lain sebagainya.
  • Tingkat oksigen yang rendah atau hipoksia.
  • Kekurangan enzim.
  • Obat – obatan tertentu.
  • Kelainan genetik dan kelainan pada sel darah merah.

Penyebab Utama Bayi Kuning

Cara Penanganan Bayi Kuning yang Tepat

  • Pada saat bayi Anda alami sakit kuning seperti ini, maka Anda bisa memberikan ASI sesering mungkin, antar 8 – 12 kali per hari. Ini berguna sekali untuk mendorong buang air besar yang sering, juga bisa bantu membuang bilirubin lewat tinja. Walaupun sangat jarang terjadi, dokter bisa sarankan pemberian cairan lewat infuse.
  • Menangani bayi kuning dengan metode fototerapi. Ini adalah metode pengobatan yang paling umum dan efektif dengan menggunakan cahaya untuk bantu pecahkan bilirubin dalam tubuh si bayi. Fototerapi ini memang sangat efektif sekali mengobati bayi kuning dan efek sampingnya juga relatif sedikit, khususnya munculnya ruam serta perubahan warna kulit jadi gelap sebab prosedur tersebut.
  • Untuk kasus yang parah, transfuse darah pastinya akan diperlukan jika bayi tak merespon teknik pengobatan lain. Yang demikian ini nantinya akan gantikan darah bayi yang telah rusak dengan sel darah merah yang sehat.

Demikian informasi tentang penyebab utama bayi kuning dan cara penanganannya. Semoga bisa bermanfaat.



Leave a Reply