_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2017/08/","Post":"https://lifeblogid.com/2017/08/26/resep-mp-asi-ubi-untuk-bayi-usia-6-bulan/","Page":"https://lifeblogid.com/kuppee-japanese-quality-international-specifications/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2017/08/26/tempat-wisata-kuliner-jakarta-populer/restoran-jemahdi-seafood/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2017/08/15/200581/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Wp_quiz":"https://lifeblogid.com/wp_quiz/can-you-name-the-leo-dicaprio-movie-by-an-image/","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=201108"}}_ap_ufee

Penyebab Utama Kelainan Kongenital pada Bayi



Penyebab utama kelainan kongenital pada bayi – Tahukah Anda apa yang dimaksud dengan kelainan kongenital tersebut? Dan apa sih akibat dari kelainan kongenital jika menyerang bayi Anda? Untuk mengetahuinya, mari simak baik – baik ulasan berikut ini.

Penyebab Utama Kelainan Kongenital pada Bayi

Kelainan kongenital atau yang juga disebut dengan kelainan bawaan (cacat lahir) ini adalah suatu kondisi tak normal maupun abnormal yang umumnya disebabkan oleh beberapa masalah selama perkembangan bayi dalam kandungan. Untuk itu sangat penting sekali ya bund, menjaga kesehatan dan lakukan perawatan medis sebaik mungkin, sebelum maupun selama kehamilan. Ini bertujuan untuk mengurangi resiko kelainan kongenital pada bayi.

Anda sebagai orangtua tak perlu khawatir yang berlebih, sebab berkat adanya kemajuan teknologi, kini kelainan kongenital pada bayi tersebut bisa dideteksi sejak dalam kandungan dengan serangkaian pemeriksaan. Kendati demikian, jangan pernah abaikan untuk selalu menjaga kesehatan Anda ya bund.

Penyebab Utama Kelainan Kongenital pada Bayi

Faktor genetik

Ini adalah kondisi kelainan kromosom dan juga gen. kromosom merupakan struktur yang bawa materi genetik yang telah diwariskan dari satu generasi ke generasi yang berikutnya. Setidaknya ada sekitar 23 kromosom dari ayah, dan 23 dari ibu. Pada saat seorang anak terlahir tanpa 46 kromosom tersebut, yakni saat potongan kromosom menghilang atau justru ganda, maka yang demikian ini akan menimbulkan masalah kesehatan yang cukup serius, seperti sindrom down. Lalu gen sendiri adalah pembawa sifat individu yang ada di dalam kromosom. Bila ada satu gen yang abnormal, maka yang demikian dapat memicu kelainan kongenital pada bayi.

Faktor non genetik

Perlu bunda tahu juga bahwa ada beberapa jenis kelainan kongenital bisa saja terjadi tanpa diketahui penyebabnya secara pasti. Akan tetapi demikian, perilaku atau pun kondisi tertentu bisa saja tingkatkan resiko dari kelainan kongenital tersebut, seperti kondisi bunda selama kehamilan, penyakit cacar air, infeksi maternal, rubella, diabetes, hipertensi, dan autoimun. Bahkan jika bunda sering konsumsi minuman beralkohol, obat – obatan tertentu, dan juga makanan mentah pada saat hamil, juga bisa meningkatkan resiko kelainan kongenital tersebut.

Penyebab Utama Kelainan Kongenital pada Bayi

Jenis Kelainan Kongenital pada Bayi

Kelainan struktural

Kelainan yang satu ini memang biasanya ditemui pada bayi, seperti bibir sumbing, cacat jantung, spina bifida, kaki pengkor atau bengkok, dan dislokasi panggul kongenital.

Kelainan fungsional

Ini adalah jenis kelainan yang biasanya terjadi pada bayi seperti sindrom down, kistik fibrosis, dan penyakit anemia sel sabit.

Ada beberapa jenis kelainan kongenital yang bisa dicegah dengan cara rutin dan teratur konsumsi asam folat dan juga vitamin kehamilan. Asam folat ini bisa bantu cegah cacat tulang belakang dan otak jika dikonsumsi sejak merencanakan kehamilan. Perawatan medis sampai pembedahan bisa dilakukan sebagai salah satu cara menangani bayi dengan kelainan kongenital. Tindakan yang akan dipilih tersebut juga dilakukan sesuai jenis kelainan yang terjadi pada bayi.

Seiring dengan kemajuan teknologi, seperti yang sudah kami singgung di atas bahwa sudah ada cara yang bisa mendiagnosis kelainan kongenital tersebut sejak janin masih ada di dalam kandungan, yakni dengan melakukan pemeriksaan USG sebelum kelahiran, tes darah, dan juga amniocentesis. Hal tersebut memungkinan mereka untuk obati atau perbaiki beberapa masalah sebelum akhirnya bayi dilahirkan. Bila memang mempunyai riwayat kelainan kongenital dalam satu keluarga kandung, maka Anda bisa lakukan konseling genetik dengan dokter Anda.

Demikian informasi yang bisa kami bagikan tentang penyebab utama kelainan kongenital pada bayi. Semoga bermanfaat.



Leave a Reply