_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2017/08/","Post":"https://lifeblogid.com/2017/08/17/resep-mp-asi-bubur-untuk-bayi-6-9-bulan/","Page":"https://lifeblogid.com/kuppee-japanese-quality-international-specifications/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2017/08/17/resep-mp-asi-bubur-untuk-bayi-6-9-bulan/resep-mp-asi-bubur-untuk-bayi-6-9-bulan-2/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2017/08/15/200581/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Wp_quiz":"https://lifeblogid.com/wp_quiz/can-you-name-the-leo-dicaprio-movie-by-an-image/","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=200609"}}_ap_ufee

Tips Memilih Makanan Pendamping ASI yang Tepat Untuk Bayi



Makanan pendamping ASI – Bagi bayi sejak usia 0 sampai dengan 2 tahun ASI memang sangat dibutuhkan sebagai makanan utama bayi Anda. Akan tetapi bukan berarti sampai usia 2 tahun bayi Anda hanya makan ASI saja untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Ketika bayi Anda sudah berusia 6 bulan kebutuhan akan nutrisi semakin bertambah karena di usia ini bayi juga sudah memiliki sistem cerna yang jauh lebih baik. Untuk menunjang tumbuh kembangnya ketika usia bayi sudah mencapai 6 bulan ada baiknya untuk Anda memilih makanan pendamping ASI yang tepat.

Memberikan makanan pendamping untuk ASI pada usia yang tepat memang akan mendukung tumbuh kembang bayi agar jauh lebih baik. Di usia 6 bulan ini bayi juga bisa diberi beberapa kudapan sebagai makanan pendamping dari ASI. Akan tetapi ada beberapa hal yang bunda harus tetap perhatikan dalam memilih makanan pendamping ASI yang tepat bagi bayi. Apa sajakah itu? Berikut tips memilih makanan pendamping ASI yang tepat untuk bayi Anda.

Makanan Pendamping ASI

Tips Memilih Makanan Pendamping ASI yang Tepat Untuk Bayi

Perhatikan kualitas gizi dan tekstur makanan bayi

Kualitas gizi adalah hal pertama yang harus bunda perhatikan. Berikan makanan dengan kandungan gizi yang baik karena dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Pada awal pemberian MP-ASI berikan juga makanan bayi yang mudah dilumatkan. Misalkan Anda bisa berikan sari buah atau bubur. Dengan seperti ini bayi dapat lebih mudah menyesuaikan dengan makanan pendamping ASI tersebut.

Perhatikan jenis makanan dan porsinya

Ada baiknya Anda kenalkan satu jenis makanan bayi lebih dulu. Hal ini akan dapat memudahkan Anda mengenali reaksi dan alergi pada si kecil. Jika memang si kecil bereaksi alergi dengan makanan tersebut Anda bisa ganti dengan yang lain. Atau sebagai tindakan pencegahan bisa Anda konsultasikan dulu dengan dokter bayi Anda sebelum mengenalkan makanan pendamping ASI untuk si dia. Selama awal memperkenalkan makanan bayi, jangan sampai Anda paksa si kecil untuk menghabiskan seporsi penuh makanannya. Biasanya ia bisa menghabiskan 2 sampai 3 sendok teh saja.

Makanan Pendamping ASI

Urutan makanan bayi

Makanan pendamping ASI dengan bentuk lumat dapat Anda berikan 2 – 3 kali sehari dengan makanan selingan berupa buah atau biskuit sebanyak 1 – 2 kali sehari. Jumlah takaran 2 – 3 sendok secara bertahap sampai mencapai ½ gelas atau 125 ml setiap kali makan. Untuk jenis bubur, Anda bisa membuat bubur kacang hijau dengan ASI, bubur pisang dengan ASI, bubur nasi merah dengan ASI dan sebagainya.

Mengenalkan makanan pendamping dari ASI memang bisa bertahap. Jika si kecil sudah terbiasa dengan makanan lumat, Anda bisa kenalkan dengan makanan cincang atau lembek yang mudah ditelan. Misalkan Anda kenalkan nasi halus dengan sayuran halus dan sebagainya. Upayakan Anda juga kenalkan sayur dan buah pada bayi agar mereka bisa suka dengan buah atau sayur ketika dewasa. Tentunya dengan pemberian MPASI sesuai jadwal maka Anda akan lebih mudah membentuk pola makan secara rutin dalam mengoptimalkan perkembangan fisik dan mental buah hati Anda. Berikan juga sesuai jadwal yang tepat dan terukur.

Bagi bunda yang ingin mengenalkan makanan pendamping ASI untuk si buah hati, tips memilih makanan pendamping ASI diatas dapat Anda terapkan. Jangan lupa berikan makanan sehat selalu untuk si buah hati Anda agar pertumbuhan dan perkembangannya optimal.



Tulis Komentar