_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2017/06/","Post":"https://lifeblogid.com/2017/06/05/bayi-jarang-bab-dan-sering-kentut-bahaya-tidak/","Page":"https://lifeblogid.com/kuppee-japanese-quality-international-specifications/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2017/06/05/bayi-jarang-bab-dan-sering-kentut-bahaya-tidak/bayi-jarang-bab-sering-kentut/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2016/04/25/199450/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=199979"}}_ap_ufee

Ibu Wajib Baca: Cara Menyusui Bayi dengan Benar dan Menyenangkan

Jual ASI Booster Tea - Minuman Alami Pelancar ASI



Menyusui bukanlah hal yang sulit dilakukan untuk para ibu yang terbiasa melakukannya. Namun, hal ini menjadi agak sulit bagi para ibu muda yang baru saja melahirkan anak pertamanya. Ada juga ternyata ibu yang sudah menyusui anak selama berminggu –mingggu tapi kurang paham cara melakukannya dengan benar. Cara menyusui bayi yang kurang tepat seharusnya segera diperbaiki. Ini dikarenakan menyusui memiliki manfaat yang baik untuk ibu dan bayi jika dilakukan dengan tepat. Terlebih lagi menyusui dengan salah bisa membahayakan si kecil. Berikut ini adalah beberapa tips agar para ibu bisa muali menyusui anaknya dengan benar dan menyenangkan:

  1. Duduk

Saat menyusui apalagi bayi yang masih berumur beberapa minggu dan kepalanya belum kuat untuk dia angkat sendiri, ibu diharuskan dalam posisi duduk. Beberapa ibu memaksakan untuk menyusui sambil tidur di malam hari. Hal ini tentu bukanlah tindakan yang bijak. Ibu harus rela bangun dan duduk dengan nyaman dan relaks agar bayi juga merasa aman saat dipangkuan ibunya. Bayangkan saja jika anda minum dan posisinya tidak nyaman misalnya sambil lari, tentu rasanya tidak nikmat dan bisa-bisa malah tersedak. Anda yang sudah dewasa bisa menahan ini, tapi bagaimana dengan bayi. Anda justru akan lebih repot saat ia tersedak. Jadi, pastikan posisi yang nyaman untuk anda sendiri maupun si kecil.

  1. Posisi Bayi

Bukan hanya ibu yang yang harus memastikan rasa nyaman saat menyusui. Bayi juga butuh posisi yang tepat agar proses menyusu langsung pada ibu dapat ia nikmati dan nyaman. Bayi harus dipangku dengan posisi kepala lebih tinggi dibandingkan dengan badannya. Tangan ibu harus menopang kepala bayi. Jika takut untuk melakukannya, anda bisa menggunakan bantal agar kepala bayi bersandar pada bantal yang lebih empuk. Setalah itu, anda perlu memastikan bahwa posisi hidung si kecil sejajar dengan posisi puting. Bayi dengan sendirinya akan segera mencari dan mengarahkan mulutnya ke puting.

  1. Bantu si Kecil Mendekati Puting

Terkadang bayi masih belum mau menyusu pada ibunya meskipun sudah waktunya ia mendapatkan ASI. Pada kondisi yang demikian, bantulah bayi agar mau memasukkan puting ke mulutnya. Caranya dengan mendekatkan payudara ke mulut bayi lalu sentuhkan ke bagian mulutnya. Secara alamiah ia kan membuak mulut dan memosisikan lidahnya di bawah sebagai tanda dia sudah mau menyusu.

  1. Perlekatan yang Benar

Menyusui bukan hanya sekedar membiarkan bayi mengambil ASI saja. anda harus paham benar bagaimana perlekatan yang benar saat proses menyusui. Posisi mulut bayi saat menyusu harus menempel pada puting ibu hingga area bawahnya tertutupi atau masuk ke mulut si kecil. Jika bayi hanya menempelkan mulutnya pada sebagian puting saja, ini bukanlah perlekatan yang sempurna. Ibu harus mengusahakan agar bayi memang mengambil seluruh bagian puting. Nah, selain itu untuk menjadikan tanda bahwa perlekatan sudah benar, anda bisa merasakan adakah nyeri pada saat si kecil menyusu. Jika payudara anda mendadak nyeri saat bayi menyusu, ini berarti perlekatan tidak benar. Masalah perlekatan ini penting karena mempengaruhi jumlah asupan ASI yang akan masuk ke tubuh buah hati. Selain itu, ini akan menghindarkan ibu dari rasa nyeri atau sakit selama menyusui buah hatinya.

  1. Waktu Menyusui

Setiap bayi biasanya memiliki jangka waktu yang berbeda-beda dalam menyusu pada ibunya. Ada yang sangat cepat, ada pula yang lama. Waktu yang butuhkan kira-kira 5 hingga 40 menit. Biasanya tergantung pada tingkat kelaparan dan kehausan bayi itu.Meskipun demikian, anda bisa mengatur pola minum ASI bayi sejak awal. Jika bayi sudah terbiasa untuk minum 2 jam sekali dalam jangka waktu tertentu misalnya 30 menit, ia akan terbiasa dengan ini hingga besar. Dia tidak akan meminta ASI sebelum waktunya.

  1. Gunakan Pakaian yang Nyaman

Saat ini sudah ada banyak sekali pakaian yang sengaja diciptakan untuk ibu menyusui. Rancangannya memang cocok dan bisa mempermudah ibu saat ingin menyusui kapanpun dan dimanapun. Jika anda tidak ingin membelinya, tidak jadi masalah. Ibu menyusui masih bisa menggunakan jenis pakaian lain asalkan nyaman untuknya. Hanya saja perlu diingat bahwa saat ingin menyusui si kecil secara langsung, jangan pernah menggunakan dress atau pakaian yang banyak aksesorisnya yang dapat mengganggu bayi. Lebih baik gunakan saja kemeja. Pakaian ini tentu lebih cocok dan sederhana bagi ibu yang masih menyusui.

  1. Gunakan Bra yang Nyaman

Selain pakaian, bra juga menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh ibu yang menyusui. Usahakan memilih bra yang nyaman dan tidak mengganggu saat bayi ingin menyusu. Jika perlu, berikan sesuatu pada puting untuk mencegah air susu bocor. Jika anda ingin yang lebih mudah juga, ada bra yang khusus untuk ibu menyusui juga. Anda bisa mencobanya untuk memastikan lebih nyaman dengan bra biasa atau bra khusus ibu menyusui.

Bagaimana tanda bayi menysusu dengan benar dan jumlah ASI cukup?

Cara Menyusui Bayi

Selain bertanya-tanya tentang cara yang tepat saat menyusui, mungkin anda juga bingung bagaimana cara memastikan bahwa bayi sudah mendapatkan asupan ASI yang cukup dan dia juga menyusu pada ibunya dengan benar. Berikut ini adalah tanda-tanda yang bisa anda gunakan sebagai patokan:

  1. Berat Badan Naik

Bayi yang mendapatkan asupan ASI secara tepat dan cukup akan mengalami kenaikan berat badan setelah 2 minggu. Besar kecilnya jumlah kenaikan tidak banyak berpengaruh, yang pasti saat ada kenaikan itu tandanya anda sudah menyusui dengan benar sehingga asupan yang diterima bayi juga sudah pas atau cukup.

  1. Tidak Ada Luka atau Nyeri di Payudara

Anda harus menjadi ibu yang peka sejak dini. Jika ada rasa nyeri saat bayi menyusu, ini artinya posisi anda dalam menyusui salah. Perhatikan lagi. Apalagi kalau sampai ada luka pada bagian puting payudara. Tentu sudah jelas cara menyusui bayi anda salah dan bisa dipastikan bayi tidak bisa mendapatkan asupan ASI yang cukup.

  1. Bayi Terlihat Puas

Jika bayi tenang selalu dan terlihat kenyang atau puas terutama setelah menyusu pada ibunya, ini berarti bahwa ia sudah mendapatkan ASI yang cukup. Dia juga nyaman dengan posisinya saat menyusu pada ibunya oleh karena itu tidak ada reaksi yang buruk darinya. Saat masih merasa kurang ASI, bayi akan cenderung rewel atau sering menangis. Bahkan saat menyusu ia merasa tidak tenang dan seolah-olah menolak untuk menyusu.

Itulah tadi uraian mengenai cara menyusui bayi dengan baik dan tanda yang diberikan oleh buah hati jika posisi menyusunya nyaman. Bukan hanya cara yang benar saja, perhatikan pula asupan makanan agar bayi mendapatkan nutrisi yang baik dari ASI serta produksi ASI tidak hanya sedikit.



One Response

Tulis Komentar