_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2017/03/","Post":"https://lifeblogid.com/2017/03/10/cara-ampuh-untuk-mengatasi-perut-kembung-pada-bayi/","Page":"https://lifeblogid.com/kuppee-japanese-quality-international-specifications/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2017/03/10/cara-ampuh-untuk-mengatasi-perut-kembung-pada-bayi/cara-menghilangkan-perut-kembung-pada-bayi/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2016/04/25/199450/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=199955"}}_ap_ufee

Berbagai Fakta Seputar Ibu Hamil Menyusui

Jual ASI Booster Tea - Minuman Alami Pelancar ASI

Saat ini menemukan realitas bahwa ibu masih menyusui tapi hamil lagi bukanlah hal yang jarang. Bagi yang belum tahu benar tentu akan bertanya-tanya apakah kejadian ini tidak berbahaya. Ada mitos yang menyebutkan bahwa ibu yang masih dalam keadaan menyusui harus menunda kehamilan. Jika sampai hamil lagi dapat mengancam kesehatan ibu, anak yang masih menyusu, dan janin dalam rahim. Daripada berputar-putar dengan informasi yang kurang jelas asal usulnya, lebih baik anda simak fakta seputar ibu hamil menyusui yang akan tersaji berikut ini.

Bolehkah ibu yang sedang menyusui hamil lagi?

Kehamilan terkadang bukanlah sesuatu yang dapat direncanakan. Jika anda mengalami kejadian dimana anda hamil padahal masih menyusi si kecil atau sering disebut dengan tandem nursing, tidak perlu bingung. Secara medis, tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan. Jika terpaksa hal ini terjadi jangan langsung stress atau malah ingin menggugurkan calon buah hati yang mungkin masih dalam bentuk gumpalan darah. Buah hati yang masih menyusu juga tidak boleh terabaikan sehingga kehilangan ASI. Tetaplah memberikan ASI hingga si kecil menolak dengan sendirinya karena bagaimanapun juga ASI adalah nutrisi utama bagi si buah hati yang umurnya masih kurang dari 2 tahun. Meskipun hal yang demikian tidak disarankan oleh dokter atau ahli, tidak ada larangan juga berkaitan hal ini.

Bagaimana agar tandem nursing berjalan lancar?

Mesipun sudah dijelaskan di atas bahwa tandem nursing bukanlah hal yang langka dan tidak pantas disebut sebagai masalah, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi agar program ini berjalan lancar. Para ahli menyarankan para ibu untuk memperhatikan hal berikut ini agar kesehatan ibu, bayi yang menyusu, dan janin dalam kandungan tidak kekurangan nutrisi dan terus sehat, antara lain:

  1. Memenuhi kebutuhan akan air putih

Hal pertama yang wajib dilakukan oleh ibu dalam melakukan tandem nursing atau menyusui saat hamil adalah memperhatikan jumlah air putih yang diminum setiap hari. 8 gelas dalam satu hari tidak akan cukup. Dokter menyarankan untuk mengonsumsi lebih dari itu, setidaknya 12 gelas. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya dehidrasi pada ibu yang tengah mengandung dan dalam waktu yang bersamaan menyusui. Dehidrasi dapat mengakibatkan melemahnya kondisi janin sedangkan bagi bayi yang menyusu dapat mempengaruhi kualitas ASI yang ia minum.

  1. Memperbanyak konsumsi makanan kaya serat

Anda tentu sudah tahu bahwa serat adalah nutrisi penting yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Jika serat tidak dapat terpenuhi, ibu hamil dipastikan akan mengalami konstipasi. Selain itu, serat juga menjadi bagian penting bagi kekuatan ibu untuk menyusui saat tengah berbadan dua. Serat juga berfungsi untuk memperbanyak produksi ASI sehingga asupan ASI untuk anak tidak akan kurang.

  1. Melakukan konsultasi rutin ke dokter

Saat sedang hamil apalagi sambil menyusui anak, anda tidak boleh sampai meremehkan jadwal untuk pergi berkonsultasi kepada dokter kandungan. Apalagi bagi anda yang pernah mengalami keguguran sebelumnya. Konsultasi untuk melakukan tandem nursing secara rutin adalah sesuatu yang wajib. Jika tidak, dikhawatirkan ibu, janin, maupun anak yang masih menyusu mengalami masalah yang besar di kemudian hari. Bahkan, bisa jadi terjadi keguguran lagi.

  1. Memperhatikan pola makan

Selama dalam kondisi tandem nursing, pola makan harus terjaga. Asupan nutrisi harus selalu terpenuhi dengan baik. Jangan sampai pertumbuhan janin dalam rahim mengalami keterlambatan atau tidak normal dan bayi yang menyusu juga kurang asupan nutrisinya karena ASI yang tidak berkualitas. Pastikan kedua buah hati anda sehata dengan cara anda memilih makanan yang sehat pula. Makan secara teratur dan juga melakukan olahraga kecil bisa menjadi hal baik dalam memperlancar tandem nursing yang anda jalani.

  1. Memperhatikan kondisi fisik

Selain beberapa hal di atas, fisik juga menjadi pertimbangan lain apakah tandem nursing akan berjalan baik. Jika kondisi ibu lemah, tentu menyusui saat hamil bukanlah hal yang mudah dan baik. Ada banyak resiko yang harus ditanggung. Jadi, pastikan benar kondisi fisik ibu sehat dan kuat. Disinilah fungsi konsultasi dokter mengenai jalan keluar yang baik dalam situasi yang demikian.

Adakah bahaya dari menyusui saat hamil?

Berbagai Fakta Seputar Ibu Hamil Menyusui

Meskipun menyusui saat hamil dibolehkan oleh dokter, tapi nyatanya ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Jika tidak mematuhi syarat atau ketentuan yang ada secara medis, tentu akan ada bahaya yang muncul. Untuk mengetahui bahaya apa saja yang mengancam ibu hamil saat menyusui, inilah rangkumannya untuk anda:

  1. Produksi ASI berkurang

Beberapa ibu saja bahkan susah memproduksi ASI dalam jumlah yang banyak meskipun tidak hamil. Tentu saja, ibu yang hamil dan juga menyusui memiliki kemungkinan besar untuk mengalami hal ini. Perubahan hormon yang terjadi pada ibu hamillah yang menjadi pemicu utama berkurangnya ASI yang dikeluarkan setiap harinya. Hormon esterogen pada ibu hamil akan menghambat produksi ASI. Jumlah hormon ini akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya usia kandungan ibu. Oleh karena itu mengonsumsi beberapa makanan yang dapat menjaga jumlah produsi ASI adalah satu-satunya cara yang dapat ditempuh. Misalnya saja sayuran hijau dan buah-buhan yang kaya akan serat.

  1. Keguguran

Sudah disinggung di pembahasan sebelumnya bahwa riwayat keguguran memiliki ikatan kuat dengan tandem nursing. Beberapa dokter menganjurkan ibu hamil untuk berhenti memberikan ASI-nya lagi dalam kondisi tertentu yang mengancam keselamatan janin dan ibu. Oleh karena itu, konsultasi dokter diperlukan. Hanya dokter yang dapat memahami kapan anda berhenti memberikan ASI atau boleh melanjutkan memberikan ASI kepada buah hati meskipun sedang hamil. Selain itu, anda juga harus tahu bahwa tandem nursing bisa menjadi faktor utama keguguran. Hal ini terjadi karena kontraksi pada rahim akan terus terjadi saat ibu meyusui. Pada saat mulai ada rasa nyeri atau sakit perut saat menyusui, lebih baik ibu berhenti menyusui.

  1. Kekurangan gizi

Kekurangan gizi sebenarnya adalah konsekuensi logis dari kehamilan pada saat ibu masih menyusui. Ibu harus memberikan asupan nutrisi pada 3 orang sekaligus dalam satu waktu yakni dirinya sendiri, janin dalam kandungannya, dan si kecil yang sedang menyusu. Makanan yang dikonsumsi oleh satu orang harus dibagi menjadi tiga. Tentu saja akan berbeda jika nutrisi itu hanya dibagi ibu dengan janin, atau ibu dengan anak yang menyusu. Oleh karena itu, ibu harus memperhatikan benar setiap makanan yang dikonsumsinya harus kaya nutrisi. Tidak ada masalah jika harus makan beberapa kali dalam satu hari demi dua buah hati yang tercinta.

Nah, lengkap sudah rangkuman seputar ibu hamil menyusui. Semoga dapat memberi jawaban atas beberapa pertanyaan yang selama ini banyak diutarakan. Hamil dalam keadaan menyusui memang tidak semudah yang dibayangkan tapi ini juga tidak sulit. Asalkan mematuhi perintah dokter dan rajin berkonsultasi tentu tandem nursing akan berjalan baik.



Tulis Komentar