_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2017/06/","Post":"https://lifeblogid.com/2017/06/05/bayi-jarang-bab-dan-sering-kentut-bahaya-tidak/","Page":"https://lifeblogid.com/kuppee-japanese-quality-international-specifications/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2017/06/05/bayi-jarang-bab-dan-sering-kentut-bahaya-tidak/bayi-jarang-bab-sering-kentut/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2016/04/25/199450/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=199979"}}_ap_ufee

Pentingnya Vaksinasi Hepatitis B Bayi Baru Lahir

Jual ASI Booster Tea - Minuman Alami Pelancar ASI



Mungkin anda sudah tidak asing lagi jika mendengar penyakit hepatitis B, dimana penyakit ini disebabkan oleh virus hepatitis B. Penyakit Hepatitis B sangat rentan menular ke siapapun, oleh karena itu penting sekali untuk anda mengetahuinya, terlebih bagi ibu yang sedang hamil. Karena penyakit ini banyak diderita oleh orang Indonesia, dan tidak banyak orang yang mengetahuinya jika terkena penyakit ini, karena gejalanya tidak mudah dirasa. Tubuh manusia yang terkena virus hepatitis biasanya tidak merasakan apa-apa, sehingga banyak yang tidak menyadarinya, dan mudah sekali menular, oleh sebab itu dengan rutin ceck up ke dokter, anda akan mudah mengetahui apa yang anda alami di dalam tubuh.

Proses penularan hepatitis B ini bisa terjadi secara vertikal atau horizontal. Jika vertikal bisa terjadi dari ibu ke janin, ketika ibu sedang mengalami kehamilan dan mengidap penyakit hepatitis B. Sedangkan horizontal bisa terjadi dari orang lain, baik keluarga, kerabat, atau orang terdekat anda, dimana penularannya bisa melualui darah dan cairan tubuh. Riset menunjukkan, 9,4% atau sekitar 25-3- juta penduduk Indonesia mengidap penyakit Hepatitis B, pada tahun 2007 Indonesia menduduki angke ke 3 Hepatitis B terbanyak di Asia. Jika hepatitis B dialami oleh orang dewasa biasanya bisa disembuhkan secara sempurna, akan tetapi jika yang terjadi pada anak atau bayi, sangat rentan menjadi hepatitis kronik dan bisa mengakibatkan kematian.

Mungkin sampai saat ini belum ada obat yang bisa menyembuhkan secara optimal untuk pengidap Hepatitis B, akan tetapi pencegahan penyakit ini bisa dilakukan melalui vaksinasi hepatitis pada bayi yang baru lahir. Melalui vaksin, bisa mencegah penyakit Hepatitis B yang tertular pada bayi. Dalam hal ini, pemerintah sendiri sudah mencanangkan kegiatan imunisasi dan memasukkan imunisasi hepatitis B pada program tersebut secara rutin sesui dengan prosedur WHO. Melalui proses imunisasi sendiri, bayi yang baru lahir atau ibu hamil bisa dilindungi dari virus hepatitis B yang mudah menular.

Selain itu, pada ibu hami juga sangat penting untuk selalu memeriksa status infeksi Hepatitis B, karena ini tentu berbahaya jika nanti menular kepada si buah hati. Yang wajib dilakukan pada ibu hamil adalah memeriksa dimulai dari kehamilan pertama dan rutin hingga menjelang persalinan karena virus hepatitis B jika dialami oleh ibu akan sangat mudah menular ke bayinya ketika persalinan. Sehingga dengan imunisasi pada ibu hamil sangat penting untuk mencegah adanya penularan penyakit hepatitis B pada bayi. Biasanya bayi yang baru lahir akan diberikan vaksin berupa vaksin hepatitis B dan Immunoglobulins. Menjalankan imunisasi ini sangatlah efektif untuk mencegah terjadinya virus hepatitis B.

Oleh sebab itu, bagi bayi yang baru lahir sangat penting untuk diberikan vaksinasi hepatitis B. Prakteknya memang semua bayi yang baru lahir diberikan vaksinasi hepatitis B dalam waktu kurang dari 12 jam setelah kelahirannya dan sebelum dibawa pulang dari rumah sakit. Jika menunda vaksinasi hepatitis B, bisa sangat berbahaya karena bisa jadi terlambat penanganan jika sudah terinfeksi hepatitis B yang ditularkan dari ibu. Selain itu, ibu harus selalu waspada dan rutin memberi imunisasi pada bayi. Imunisasi hepatitis B dilakukan lagi pada saat bayi berusia 1 bulan. Imunisasi / vaksinasi hepatitis B tidak hanya diberikan kepada bayi, tetapi ibu hamil juga penting untuk diberikan imunisasi karena sangat rentan menularkan penyakit ini kepada si jabang bayi.

Selain bayi dan ibu hamil, imunisasi hepatitis juga dialami oleh beberapa orang yang beresiko mengidap penyakit ini seperti penderita penyakit kronis yang harus cuci darah, pengguna jarum suntik, tenaga medis, dll. Karena virus hepatitis B sangat mudah menular sehingga beberapa orang yang berada di area rumah sakit juga disarankan untuk imunisasi infeksi hepatitis B dengan melakukan vaksinasi ulangan. Anda harus memastikan untuk melindungi diri anda dan si buah hati agar tidak terkena penyakit hepatitis B dengan vaksinasi hepatitis B karena ini sangat penting untuk melindungi dan mencegah dari virus hepatitis B.

Untuk menghindari dari penyakit hepatitis B ini mungkin alangkah baiknya ibu hamil agar selalu menjaga kesehatan tubuh serta lingkungan sekitar, karena penyebab dari penyakit ini biasanya menular secara mudah. Bayi yang ada dikandungan harus betul-betul dilindungi dari serangan hepatitis B karena ini sangat penting dan berpengaruh pada tumbuh kembangnya nanti jika bayi ternyata sudah terlanjut terkena hepatitis B. Imunisasi rutin adalah hal utama yang perlu ibu hamil lakukan secara rutin dalam rangka pencegahan penyakit hepatitis B. Setelah kelahiran, sang bayi wajib divaksin karena ini penting untuk menghindari penularan hepatitis B oleh ibu si bayi.

Penyakit hepatitis B memang tidak mudah diketahui gejalanya. Bahkan banyak penderita penyakit ini tidak menyadari jika terkena virus hepatitis B. Tidak ada gejala-gejala yang signikfikan dialami oleh penderita ini, oleh sebab itu sangatlah penting untuk selalu waspada dengan cek up ke dokter untuk mengetahui adanya penyakit ini. Terlebih bagi ibu hamil yang membawa janin, karena ini sangat penting bagi masa depan si janin. Jika ibu hami tidak memperdulikan hal ini, sangat mungkin terjadi penularan hepatitis B pada si buah hati. Oleh sebab itu, rutinlah untuk mengunjungi dokter, dan melakukan imunsiasi atau vaksin agar terhindar dan mencegah penularan penyakit hepatitis b yang sangat rentan terjadi saat ini.

Pentingnya Vaksinasi Hepatitis B Bayi Baru Lahir

Jika bayi sudah terinfeksi hepatitis b ini, maka sangat berbahaya karena daya tahan tubuh bayi tidak sekuat orang dewasa, jika hanya dibiarkan saja, tentu ini akan beresiko pada kematian. Hepatitis b sangat rentan diderita oleh bayi dimana bayi yang menderita penyakit ini biasanya disebabkan oleh ibu si bayi yang juga menderita hepatitis B. Pada saat kehamilan, virus hepatits b tidak bisa dengan mudah menembus plasenta, biasanya penyakit ini bisa langsung tertular ketika pada saat persalinan oleh sebab itu, kenapa banyak ibu yang baru melahirkan dan langsung di vaksin guna menghindari resiko terjangkitnya penyakit hepatitis pada si buah hati.

Mungkin sekarang anda akan lebih waspada lagi untuk menjaga si buah hati agar selalu sehat dan tidak mudah terserang beberapa penyakit termasuk hepatitis B. segeralah untuk rutin melakukan imunisasi atau vaksinasi pada si buah hati baik dari mulai kelahiran hingga pada usia tertentu. Karena bayi memiliki usia yang masih rentan dan sensitif sehingga mudah terserang penyakit, Oleh sebab itu penanganan imunisasi sangat disarankan terutama untuk bayi. Selain itu, penanganan juga dilakukan pada ibu hamil, karena tidak ada yang tahu apakah anda menderita penyakit hepatitis B atau tidak. Gejala penyakit ini memang tidak mudah diketahui sehingga alangkah baiknya kita untuk selalu waspada dan rutin cek up serta melakukan imunisasi bagi ibu hamil dan orang yang beresiko penyakit ini.



Tulis Komentar