_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2016/12/","Post":"https://lifeblogid.com/2016/12/18/proses-tumbuh-kembang-janin-di-rahim-ibu-selama-trimester-pertama/","Page":"https://lifeblogid.com/search/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2016/12/18/proses-tumbuh-kembang-janin-di-rahim-ibu-selama-trimester-pertama/perkembangan-janin-di-rahim-ibu/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2016/04/25/199450/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=199944"}}_ap_ufee

Rahasia Dibalik Lancarnya Persalinan dengan Diet Ibu Hamil

Jual ASI Booster Tea - Minuman Alami Pelancar ASI

Kehamilan yang sehat, janin yang sehat, serta persalinan yang lancar adalah yang diidamkan oleh setiap wanita yang tengah berbadan dua. Tak jarang demi mewujudkan impian itu seorang wanita hamil mengonsumsi makanan secara berlebihan. Ia makan apa saja yang ia sukai tanpa ada kontrol dengan  dengan harapan banyak nutrisi yang masuk ke tubuhnya dan diserap oleh bayi. Kondisi yang demikian secara tidak disadari akan membuatnya memiliki berat badan yang berlebih. Meskipun wanita hamil pasti naik berat badannya, tapi kenaikan yang tidak sewajarnya yang akan terjadi. Bisa-bisa justru terjadi kelebihan berat badan ibu atau bahkan obesitas. Tahukah anda persalinan yang lancar serta ibu dan bayi yang sehat bisa diwujudkan dengan melakukan program diet ibu hamil? Penasaran dengan diet ibu hamil? Inilah informasi untuk anda.

Bagaimana sih diet sehat ibu hamil itu?

Cara melakukan diet untuk ibu hamil tentu berbeda dengan saat sedang tidak berbadan dua. Diet untuk ibu hamil harus lebih hati-hati untuk memastikan janin tidak kekurangan asupan nutrisi. Diet ibu hamil juga tidak boleh dilakukan dengan terlalu keras dan hanya diijinkan untuk wanita hamil yang tidak sedang bermasalah kondisi kandungannya. Berikut ini adalah tips diet ibu hamil:

  1. Pilih makanan yang kaya serat

Makanan yang kaya akan serat adalah jenis makanan yang wajib dikonsumsi oleh ibu hamil saat sedang diet ataupun tidak. Serat ini berperan dalam mencegah terjadinya gangguan metabolisme yang sering dirasakan oleh ibu hamil terutama saat usia kandungan sudah mulai tua. Bagi ibu hamil yang sedang menjalankan diet makanan dengan serat yang baik akan membuat perut terasa kenyang lebih lama. Jadi, tidak ada keinginan untuk ngemil sana ngemil sini. Dan, tidak ada lemak yang tertinggal pada makanan kaya akan serat yang dapat memicu kelebihan berat badan pada ibu hamil.

  1. Hindari makanan berlemak

Sumber utama dari kelebihan berat badan adalah makanan yang berlemak. Pengaruh konsumsi makanan dalam jumlah banyak atau sering tidak sebesar pengaruh konsumi makanan berlemak dalam proses naiknya berat badan yang berlebihan saat hamil. Lebih baik anda menghindari makanan yang kaya akan lemak apalagi lemak jahat. Bukan hanya merugikan anda dalam hal bentuk tubuh, lemak yang berlebih akan mengakibatkan gangguan pada janin anda. Bayi akan mengalami obesitas di dalam rahim. Ini tentu akan menyulitkan anda saat proses persalinan.  Makanan yang berlemak biasanya adalah makanan yang bersantan dan digoreng. Akan lebih baik, jika selama masa kehamilan anda lebih banyak mengonsumsi makanan yang dikukus atau direbus saja. Kandungan lemak pada hasil makanan yang diolah tanpa minyak sudah terbukti rendah dan baik untuk diet ibu hamil.

  1. Konsumsi air putih yang cukup

Selain makanan yang berserat yang dapat membantu program diet hamil anda sukses, konsumsi air putih yang cukup juga berperan penting. Jika anda bisa minimal mengonsumsi 8 gelas air putih setiap harinya, rasa lapar tidak akan sering menghampiri anda. Berat badan akan tetap normal dan kebutuhan akan cairan pada janin juga dapat terpenuhi dengan baik.

  1. Hindari makanan dengan kadar gula tinggi

Selama anda masih ingin menjalankan program diet hamil, kurangi konsumsi makanan dengan kadar gula yang tinggi. Kadar gula yang berlebihan mampu meningkatkan berat badan dengan cepat. Namun, anda harus ingat bahwa kadar gula tetap dibutuhkan untuk menambah energi selama hamil dan diet. Hanya saja konsumsinya harus dalam kadar yang pas, tidak boleh secara berlebihan.

  1. Kurangi konsumsi makanan asin

Tahukah anda bahwa konsumsi sodium yang berlebihan dapat memicu obesitas pada ibu hamil? Sodium banyak terkandung pada garam atau olahan yang memiliki rasa asin. Lebih baik, anda tidak mengonsumsi makanan jenis ini secara berlebihan. Jika anda mau, jangan selalu menambahkan garam di makanan anda. Rasanya mungkin akan sedikit kurang enak tapi ini adalah cara yang sehat.

  1. Membiasakan sarapan setiap hari

Diet bukan berarti anda tidak boleh makan. Diet hanya berarti anda harus makan secara teratur baik dalam segi jumlah ataupun waktu. Nah, jika anda ingin program diet yang anda jalanin lancar, usahakan untuk selalu sarapan pagi. Sarapan akan memberikan energi yang lebih untuk satu hari anda. Tubuh juga sangat membutuhkan asupan nutrisi di pagi hari.

  1. Buat daftar menu diet

Jika anda sudah berniat untuk mengambil langkah diet sebagai bagian dari pencegahan obesitas maupun untuk kelancaran proses persalinan, hal pertama yang harus disiapkan adalah daftar menu selama diet. Buatlah makanan yang akan anda konsumsi setiap harinya. Dalam menyusun menu tentu anda tidak boleh suka-suka. Pastikan ada buah, sayur, dan karbohidrat setiap harinya. Asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh janin dan anda sendiri juga harus terpenuhi seperti asam folat, zat besi, protein, dan lain-lain. Yang tidak kalah penting, jangan makan-makanan yang tidak ada dalam daftar. Usahakan untuk membuat komitmen pada diri anda sendiri dalam menjalan program diet demi kelancaran persalinan dan mencegah tubuh membengkak saat setelah melahirkan.

Pregnancy and nutrition

Pregnancy and nutrition

Apa bahaya kelebihan berat badan pada ibu hamil saat melahirkan?

Tujuan utama dari diet ibu hamil tentu adalah mencegah terjadinya obesitas atau kelebihan berat baik untuk ibu maupun janin. Jika anda tetap tidak mau diet sedangkan berat anda terus naik secara berlebih tentu akan ada beberapa gangguan yang mungkin terjadi saat proses persalinan, antara lain:

  1. Tidak bisa melahirkan secara normal

Sudah dijelaskan sebelumnya bahwa obesitas yang terjadi pada ibu akan membuat janin juga mengalami hal yang sama. Jika janin sudah dipastikan mengalami obesitas sejak dalam kandungan, proses persalinan harus dilakukan dengan cara operasi. Persalinan normal dikhawatirkan akan membahayakan keselamatan ibu dan bayi.

  1. Sesak Nafas

Saat proses persalinan, salah satu hal penting adalah pernafasan yang dilakukan oleh ibu hamil. Oksigen yang mendorong janin untuk keluar dari rahim ibu berasal dari pernafasan ibunya. Sedangkan ibu hamil yang tidak menjalankan diet saat obesitas di masa kehamilan akan sangat sulit mengatur nafas. Dia justru akan mengalami gangguan pernafasan. Bayi yang dilahirkan dari ibu yang mengalami obesitas juga kemungkinan besar memiliki gangguan pada paru-paru.

  1. Infeksi

Kondisi ibu yang kelebihan lemak dapat memicu terjadinya infeksi setelah proses persalinan. Tumpukan lemak pada ibu adalah tempat yang subur bagi tumbuhnya kuman dan bakteri.

Sekian informasi seputar diet ibu hamil demi kelancaran proses persalinan serta kesehatan ibu dan bayi. Diet ternyata akan menghindarkan ibu dari obesitas yang dapat mengancam keselamatan bayi dan ibu. Diet ibu hamil juga tidak sesulit diet pada umumnya. Ini hanya tentang pola makan yang teratur dan waktu yang diatur pula. Ibu hamil yang diet bukan berarti tidak boleh makan. Hanya perlu mengurangi konsumsi beberapa makanan yang memicu naiknya berat badan secara berlebihan saja.



Tulis Komentar