_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2017/06/","Post":"https://lifeblogid.com/2017/06/05/bayi-jarang-bab-dan-sering-kentut-bahaya-tidak/","Page":"https://lifeblogid.com/kuppee-japanese-quality-international-specifications/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2017/06/05/bayi-jarang-bab-dan-sering-kentut-bahaya-tidak/bayi-jarang-bab-sering-kentut/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2016/04/25/199450/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=199979"}}_ap_ufee

Mengulik Info Seputar Senam Ibu Hamil Trisemester ke Tiga

Jual ASI Booster Tea - Minuman Alami Pelancar ASI



Seorang ibu hamil tentu selalu ingin yang terbaik untuk dirinya dan calon buah hati. Berbagai macam pantangan ia patuhi dan saran ia jalankan. Salah satu yang menjadi saran untuk menjaga kesehatan ibu dan janin adalah senam ibu hamil. Ini membuat akhir-akhir ini banyak sekali ibu hamil yang bertanya-tanya tentang senam ibu hamil. Pertanyaan itu biasanya seputar bahaya dan tidaknnya, manfaat, dan yang paling penting cara melakukannya. Untuk menjawab semua pertanyaan itu, simaklah uraian yang akan disampaikan berikut ini.

Berbahayakah melakukan senam saat sedang hamil tua?

Pertanyaan pertama yang paling sering muncul ketika seorang wanita hamil mendapat saran dari orang lain untuk menjalankan senam hamil adalah bahaya atau tidaknya. Senam tentu bukanlah sesuatu yang mengancam keselamatan ibu maupun janin dalam rahimnya. Tidak ada olahraga yang justru malah membawa petaka. Asal dilakukan dengan benar dan sesuai dengan aturan tidak akan ada dampak negatif yang dirasakan ibu dan janin saat ataupun setelah melakukan senam hamil ini. Hanya saja dokter menyarankan untuk tidak memaksakan diri mengikuti semua gerakan senam ibu hamil. Saat ada efek pusing, kontraksi, nyeri, atau gangguan kesehatan setelah melakukan senam ibu hamil, sebaiknya segera hentikan olahraga ini. Jika anda tetap ngotot untuk terus melakukan senam ibu hamil dengan rutin, dikhawatirkan ada hal buruk yang menimpa anda dan janin. Meskipun senam ini memiliki manfaat, tapi jangan pernah memaksakan tubuh yang tidak kuat untuk melakukannya.

Mengulik Info Seputar Senam Ibu Hamil Trisemester ke Tiga

Apa saja manfaat senam ibu hamil?

Setelah mengetahui bahwa senam hamil tidak berbahaya, anda mungkin tertarik untuk melakukannya. Namun, ada baiknya jika anda tahu manfaatnya sebelum melakukan sesuatu. Anda akan merasa lebih bersemangat saat melakukan senam ibu hamil jika sudah paham benar efek apa yang akan anda rasakan setelah melakukan setiap gerakannya dengan benar. Ini dia manfaat senam ibu hamil:

  1. Menguatkan Otot

Bukan hanya laki-laki saja yang butuh otot kuat. Seorang ibu hamil juga butuh untuk melancarkan proses persalinan nantinya. Namun, fokus dari senam ibu hamil tentu pada otot-otot yang akan menjadi bagian dari proses persalinan seperti otot perut dan otot dada. Agar tidak kaget saat nanti harus berjuang mengeluarkan kekuatan penuh untuk melahirkan si buah hati, otot harus sudah kuat dan tidak kaku.

  1. Mencegah Rasa Susah Tidur

Saat kondisi kehamilan semakin tua, tentu perut akan semakin membesar. Bukan hanya badan terasa berat, saat tidur susah sekali mencari posisi yang enak. Hal ini sering kali justru membuat ibu hamil tidak bisa tidur. Padahal ketika hamil, wanita tidak boleh begadang atau kurang tidur. Dampakanya bisa berpengaruh pada kondisi kesehatan janin dan diri ibu sendiri. Untuk meminimalisir terjadinya rasa susah tidur, senam hamil adalah salah satu cara yang dapat ditempuh. Gerakan-gerakan pada senam yang dikhususkan untuk ibu hamil tua akan merilekskan otot dan tubuh sehingga lebih terasa enak dan nyaman saat akan istirahat atau tidur.

  1. Melancarkan Peredaran Darah Ibu Hamil

Bukan hanya otot yang perlu senam hamil, peredaran darah juga harus dalam kondisi yang baik terutama saat hamil tua. Peredaran darah yang lancar akan mengurangi rasa pusing, lemas dan beberapa gejala lainnya.

  1. Melatih Pernafasan

Bukan hanya saat bernyanyi latihan nafas dibutuhkan. Saat proses persalinan tarikan nafas yang tepat juga menjadi faktor yang menentukan lancar dan tidaknya persalinan. Jika tidak bisa mengatur nafas dengan baik akan ada kesulitan untuk mendorong bayi keluar. Nafas yang panjang dapat mempercepat kelahiran karena ada banyak oksigen yang tehirup oleh ibu. Oksigen itulah yang bekerja sebagai pendorong agar si buah hati keluar dari rahim melalui jalan lahirnya.

  1. Mengurangi Nyeri pada Punggung

Sebagian ibu hamil mengeluhkan rasa sakit atau nyeri yang sering muncul di bagian punggung atau tulang belakang. Ini dikarenakan tulang harus menumpu beban yang semakin berat. Rasa nyeri ini justru bisa dikurangi dengan melakukan gerakan senam hamil. Tulang akan menjadi lebih kuat dalam menopang bebannya.

Bagaimana gerakan senam ibu hamil tua?

Sudah tahu tidak bahaya, tahu manfaatnya, akan lebih baik lagi jika anda juga tahu cara melakukannya. Gerakan –gerakan senam ibu hamil tua yang sederhana bisa dilakukan sendiri di rumah tanpa perlu instruktur tapi aman. Inilah beberapa posisi atau gerakan senam ibu hamil trisemester ke tiga:

  1. Posisi Duduk

Gerakan yang bisa anda lakukan untuk memulai senam hamil adalah duduk dengan tegak. Pastikan tulang punggung anda lurus. Lalu, bukalah kaki selebar yang anda bisa. Saat kaki mulai direntangkan, punggung harus tetap dalam keadaan tegak. Hanya kaki saja yang boleh bergerak. Setelah posisi sudah nyaman dan bagus, mulailah untuk melakukan latihan otot perut dengan mencondongkan badan ke depan dan tahan posisi selama beberapa detik. Anda bisa menggunakan hitungan 2x 8 untuk posisi ini.

  1. Angkat Beban

Jangan bayangkan kalo anda akan melakukan olahraga angkat barbel seperti yang dilakukan oleh orang yang tidak hamil. Beban yang digunakan untuk senam ibu hamil tentu saja berbeda. Tidak perlu membeli, anda bisa membuatnya sendiri. Isikan air ke dalam dua botol ukuran sedang. Lakukan gerakan sama seperti angkat barbel selama beberapa kali. Ini akan berguna untuk otot dada.

  1. Posisi Berbaring

Gerakan senam ibu hamil lainnya yang juga bisa anda coba adalah dengan cara berbaring. Letakkan ke dua kaki dengan poisi lurus ke dinding. Lalu rentangkan dua tangan anda dengan posisi telapak mengadap ke atas. Jika sudah siap dan nyaman dengan posisi ini, anda bisa mulai untuk menarik nafas pelan-pelan dan mengulanginya hingga beberapa kali. Ini akan membuat tubuh lebih rileks.

  1. Posisi Bersila

Posisi duduk bersila mungkin adalah posisi yang paling sering anda jumpai dalam melihat gerakan senam ibu hamil tua. Untuk melakukan senam dengan posisi ini sangat disarankan untuk menggunakan matras sebagai alas duduk. Posisi bersila yang tepat adalah, badan tegak dengan tangan barada pada bagian sisi kanan dan kiri tubuh. Usahakan agar tangan lurus dan telapaknya menyetuh lantai. Jika sudah merasa pas, mulailah untuk atur nafas. Dengan posisi bersila anda juga bisa menggerakkan tangan ke kanan dan kiri secara bergantian sebagai variasi gerakan dalam senam hamil anda.

Itulah tadi uraian singkat berkaitan dengan senam ibu hamil. Ternyata kelancaran dan kesehatan kehamilan bukan hanya dipengaruhi oleh makanan saja. Olahraga juga harus menjadi kegiatan yang diagendakan selama kehamilan. Apalagi jika sudah mamasuki trisemester terakhir. Otot dan pernafasan harus kuat dan terlatih demi kelancaran proses persalinan. Jadi, tunggu apa lagi. Cobalah untuk melakukan senam hamil secara rutin dan rasakan manfaatnya.



Tulis Komentar