_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2017/03/","Post":"https://lifeblogid.com/2017/03/10/cara-ampuh-untuk-mengatasi-perut-kembung-pada-bayi/","Page":"https://lifeblogid.com/kuppee-japanese-quality-international-specifications/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2017/03/10/cara-ampuh-untuk-mengatasi-perut-kembung-pada-bayi/cara-menghilangkan-perut-kembung-pada-bayi/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2016/04/25/199450/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=199955"}}_ap_ufee

Bolehkah ASI diselingi Susu Formula untuk si Buah Hati?

Jual ASI Booster Tea - Minuman Alami Pelancar ASI

Banyak kalangan ibu baru yang bertanya-tanya apakah boleh menggabungkan ASI dan susu formula secara berselingan untuk si buah hati? Yaps, buat bunda yang baru pertama kali melahirkan bayi mungkin masih banyak keraguan tentang hal tersebut. Ada kalanya ingin memberikan ASI eksklusif terhadap bayi anda, akan tetapi ada keinginan juga untuk memberikan susu formula. Mungkin kekhawatiran ini terjadi ketika bunda tidak bisa memberikan ASI secara maksimal terhadap si buah hati. Beberapa ibu mengalami permasalahan yaitu kesulitan untuk mengeluarkan ASI secara optimal sehingga solusinya memberikan susu formula sebagai selingan ASI. Pertanyaannya, amankan memberikan keduanya secara bersamaan atau berselingan?

Dari beberapa dokter anak memberikan penjelasan bahwa, menggabungkan ASI dengan susu formula yang diberikan kepada bayi adalah aman. Akan tetapi beberapa juga berpendapat bahwa tidak disarankan untuk memberikan ASI dengan susu formula kepada bayi sebelum umur 8 bulan, karena bisa memberi pengaruh terhadap pasokan susu bayi dan bisa mengganggu minat bayi terhadap ASI ataupun susu formula. Yang paling tepat adalah menggabungkan susu formula dengan ASI menunggu waktu yang tepat atau di usia bayi yang tepat. Alangkah baiknya, jika bunda segera berkonsultasi terhadap dokter anak agar mendapatkan solusi yang tepat untuk dapat menggabungkan susu formula dengan ASI di usia bayi anda.

bolehkah asi diselingi susu formula untuk si buah hati

Bolehkah ASI diselingi Susu Formula untuk si Buah Hati?

Banyak masalah yang dirasakan oleh bunda yang tidak bisa memberikan ASI eklusif secara sempurna, sehingga satu-satunya cara adalah menggabungkan kedua sumber susu tersebut agar bayi tercukupi nutrisinya. Bayi di usia yang masih rentan yaitu 0-6 bulan memang harus diperhatikan untuk masalah kebutuhan nutrisinya. Sehingga jika bunda tidak bisa memberikan ASI secara optimal, makan gunakan cara tersebut dengan menggabungkan susu formula dan ASI secara berselingan, agar bayi tetap dapat memenuhi kebutuhannya secara sempurna. Susu formula juga mengandung protein yang dapat menunjang pertumbuhan sang bayi, jadi tidak masalah untuk memberikan keduanya secara bersamaan karena memiliki kadar nutrisi yang sama.

Kebutuhan sang bayi berbeda satu sama lain, ada beberapa bayi yang mengalami alergi ketika diberikan susu formula dan lebih membutuhkan ASI. Akan tetapi apabila ASI tidak bisa memproduksi secara sempurna bagaimana solusinya? Banyak kasus dimana bunda memberikan ASI dan susu formula bersamaan akan tetapi justru malah sang bayi mengalami masalah seperti susah bab, mencret, atau sering rewel. Untuk bayi di usia 0-5 bulan memang sangat sensitive, sehingga bunda harus betul-betul memperhatikan kebutuhan si bayi. Jika memang terjadi seperti itu, alangkah baiknya bunda berkonsultasi dengan dokter anak untuk diberikan solusi yang tepat pada sang buah hati agar tetap terpenuhi kebutuhan nutrisinya.

Biasanya dokter anak akan memberikan solusi kepada bunda untuk menggantikan susu formula yang biasa dikonsumsi dengan jenis susu formula lain seperti susu soya. Susu soya berbeda dengan susu sapi, karena soya dibuat dari sumber kedelai alami yang mengandung isolate kedelai yang memberikan protein terhadap bayi sama dengan susu sapi. Oleh karena itu, jika bayi mengalami masalah atau alergi dengan susu formula sapi, bunda bisa menggantikannya dengan jenis susu formula soya. Biasanya banyak dijual di toko-toko atau swalayan, jadi tidak sulit untuk mendapatkannya. Selain itu, harganya pun tidak mahal dan terjangkau, bisa dibeli dengan murah dan mudah.

Ada juga bayi yang tidak mengalami alergi ketika diberikan susu formula sapi dengan ASI ketika di usia 0-4 bulan. Hal tersebut dikarena tingkat kekebalan bayi berbeda satu sama lain. Sehingga, tidak semua bayi akan mengalami masalah ketika mendapatkan sumber susu yang berbeda seperti susu formula dan ASI. Yang terpenting adalah bunda harus rutin untuk mengunjungi dokter anak dan berkonsultasi segala kendala yang dialami oleh bayi. Jika ternyata sang bayi cocok diberikan kedua susu tersebut secara bersamaan itu artinya bayi tidak mengalami alergi atau masalah, dan bisa bunda lanjutkan hingga usia 9 bulanan, tergantung kebutuhan sang bayi tersebut.

Memberikan susu formula dengan ASI secara bersamaan sebenarnya sah-sah saja, semua tergantung pada kebutuhan sang bayi. Ada bayi yang mengalami alergi ketika harus diberikan keduanya, ada juga yang cocok dengan cara tersebut. Selain itu, ada juga yang mengalami masalah yaitu ketika bayi diberikan susu formula dan ASI lama kelamaan bayi tidak lagi menyukai ASI dan malah lebih cocok dengan susu formula. Nah, tidak semua bayi cocok diberikan keduanya walaupaun sebenarnya aman untuk dikonsumsi, oleh karena itu cara yang paling aman dan tepat yaitu menanyakan kepada dokter anak, karena biasanya dokter paham apa yang sangat dibutuhkan oleh sang bayi, dan permasalahannya dan cara mengatasinya.

Menjadi seorang ibu memang bisa dibilang susah susah gampang, apalagi ketika pertama kali mempunyai bayi, karena belum pernah berpengalaman mengurusnya sehingga banyak masalah yang terjadi dan kekhawatiran. Oleh sebab itu, cobalah untuk bersabar dan telaten dalam mengurus si buah hati. Yang terpenting adalah memberikan pemenuhan nutrisi dan gizi pada si buah hati secara sempurna. ASI adalah satu-satunya sumber alami yang bisa dibilang sebagai makanan pokok bagi bayi. Akan tetapi, jika ASI tidak bisa keluar secara sempurna, maka bisa digantikan dengan susu formula, jadi dilakukan secara bersamaan, agar bayi tetap terpenuhi kebutuhan nutrisnya. Karena bayi diusia awal hingga 6 bulanan sangat penting untuk ditunjang pertumbuhannya.

Ada juga yang mengkhawatirkan akan pertumbuhan serta perkembangan sang bayi ketika diberikan susu formula dan ASI secara bersamaan. Bunda tidak perlu cemas ketika memang kasusnya tidak bisa memberikan ASI eklusif secara sempurna, sehingga harus memberikan susu formula sebagai tambahan sumber asupan sang bayi. Pertumbuhan dan perkembangan sang bayi tidak mutlak disebabkan oleh kurangnya nutrisi ASI oleh bayi. Bayi bisa tumbuh kembang dengan baik apabila bunda mendampinginya secara sempurna dari semua kebutuhan yang harus dikonsumsi oleh sang bayi. Usahakan walaupun tidak bisa memberikan ASI secara optimal, bunda harus telaten untuk memberikan susu formula sesuai takaran dan kadar yang sarankan.

Bayi dapat tumbuh dan berkembang dengan baik jika keduanya yaitu ASI dan susu formula diberikan secara baik dan sempurna sesuai kebutuhannya. Jika bunda ragu, segeralah untuk berkonsultasi dengan dokter anak untuk mengetahui takaran yang tepat memberikan susu formula terhadap bayi yang juga diselingi dengan ASI. Selain itu, jangan lupa untuk memberikan MPASI pada bayi yang sudah mulai menginjak usia 4-6 bulan, jadi bunda harus betul-betul mendampingi si buah hati dan memperhatikan segala kebutuhannya di usianya yang semakin bertambah. Jangan pernah mengabaikan sedikitpun apabila bayi mengalami masalah, dan rutinlah bunda untuk selalu berkonsultasi dengan dokter anak untuk mengontrol pertumbuhan sang bayi secara sempurna.



Tulis Komentar