_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2017/03/","Post":"https://lifeblogid.com/2017/03/10/cara-ampuh-untuk-mengatasi-perut-kembung-pada-bayi/","Page":"https://lifeblogid.com/kuppee-japanese-quality-international-specifications/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2017/03/10/cara-ampuh-untuk-mengatasi-perut-kembung-pada-bayi/cara-menghilangkan-perut-kembung-pada-bayi/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2016/04/25/199450/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=199955"}}_ap_ufee

Tips Menjaga Kesehatan Ibu Hamil 7 Bulan

Jual ASI Booster Tea - Minuman Alami Pelancar ASI

Ada yang mengatakan bahwa tiga bulan awal kehamilan adalah masa paling krusial bagi setiap kehamilan. Ada juga yang beranggapan bahwa usia 3 bulan terakhir adalah masa yang paling penting. Padahal sebenarnya setiap bulan bahkan setiap harinya adalah masa yang krusial dalam setiap kehamilan. Jika dibahas satu per satu dalam satu kali pembahasan akan menjadi sangat panjang. Oleh karena itu, kali ini fase 7 bulan dan tips untuk menjaga kesehatan ibu hamil di 3 bulan terakhir kehamilan akan menjadi fokus. Jika kesehatan pada fase ini tidak diperhatikan, hal terburuk yang mungkin terjadi adalah bayi lahir prematur. Tentu anda tidak mengingankan hal itu terjadi. Untuk itu simaklah diskusi berikut ini.

Bagaimana menjaga kesehatan ibu hamil saat usia kandungan memasuki 7 bulan?

Saat memasuki usia ketujuh bulan kehamilan, bayi sudah memiliki organ yang lengkap. Hanya saja masing-masing bagian belum sempurna pembentukkannya dan jika dilahirkan akan menjadi bayi prematur.  Ada beberapa hal yang perlu dilakukan dalam menjaga kesehatan ibu dan janin yang sedikit berbeda dengan sebelum fase ke 7 bulan. Inilah beberapa hal tersebut:

  1. Mengonsumsi Makanan Berkalori

Semakin tua usia janin di dalam kandungan ibu, semakin besar pula kebutuhan ibu dan janin akan kalori. Di usia dimana kondisinya sudah lengkap, janin menyerap lebih banyak kalori untuk perkembangannya. Dalam setiap harinya anda harus mengonsumsi setidaknya jumlah kalori saat tidak hamil ditambah 450 kalori. Ini berarti anda harus meningkatkan atau menambah jumlah makanan berkalori yang anda konsumsi setiap harinya. Kalori sendiri tidak selalu didapatkan dengan makan nasi terus menerus. Ada makanan lain yang juga bisa dijadikan sumber kalori seperti ubi, gandum, beras merah, kentang, dan berbagai jenis umbi-umbian. Aturlah menu sehat yang bervariasi agar tidak mengalami kejenuhan.

  1. Memilih Makanan yang kaya Omega 3

Saat usia kandungan memasuki bulan ke 7, saat itulah perkembangan janin mulai sangat pesat. Organ tubuh yang sudah lengkap, tidak membutuhkan asupan untuk proses pembentukan. Di usia ke tujuh bulan, asupan yang masuk ke tubuh lebih banyak digunakan untuk mendukung tumbuh besarnya si janin dalam perut. Omega 3 merupakan nutrisi yang paling dibutuhkan di usia ini, berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya yang belum begitu banyak membutuhkan zat yang satu ini. Omega 3 ini akan berfungsi dalam perkembangan otak janin. Kebutuhan akan Omega 3 yang terpenuhi dengan baik dapat menjamin kecerdasan si anak nantinya. Di usia ke 7 bulan, mengonsumsi makanan dengan Omega 3 hanya sekali dalam sehari tidaklah cukup. Setidaknya jadikan makanan dengan kandungan Omega 3 sebagai bagian dari menu setiap kali makan.

  1. Mengonsumsi makanan berkalsium

Dokter anda mungkin sudah menegaskan sejak awal kehamilan bahwa kalsium adalah nutrisi yang wajib ada setiap harinya. Nah, saat kehamilan sudah masuk bulan ke 7, Kalsium justru menjadi salah satu dari beberapa zat yang wajib ditambah konsumsinya. Sama seperti Omega 3, Kalsium harus dikonsumsi lebih dari satu kali dalam satu hari. Jadi, menu makan dan pola makan memang harus diubah saat kandungan sudah 7 bulan. Jika disetiap trisemseter tidak dilakukan perubahan dikhawatirkan akan terjadi gangguan yang disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi untuk ibu dan bayi.

  1. Minum susu

Beberapa ibu hamil menolak untuk minum susu saat hamil. Saat usia kandungan sudah menjadi 7 bulan hal itu tidak boleh dilakukan. Susu wajib menjadi bagian dari asupan makanan yang dikonsumsi ibu. Kalsium, Asam Folat, Zat Besi, serta nitrisi lainnya yang masih bisa sedikit dikesampingkan di usia sebelum 7 bulan, tidak bisa lagi dikesampingkan saat ini. Bayi butuh nutrisi tersebut. Ibu juga butuh untuk mencegah anemia dan gangguan pada tulang. Jika tidak suka dengan susu khusus ibu hamil, anda bisa mengonsumsi susu biasa. Hanya saja, susu ibu hamil tetap paling direkomendasikan karena nutrisi yang ada padanya sudah diatur sedemikian rupa agar cocok dengan kebutuhan nutrisi ibu hamil. Ada beberapa zat yang tidak bisa didapatkan hanya dengan minum susu biasa. Jadi, tidak ada salahnya mencoba susu untuk ibu hamil saja. Saat ini sudah ada banyak varian rasa jadi bisa dipilih sesuai selera. Ada rasa coklat, vanilla, strawberry, dan buah lainnya.

  1. Memilih makanan berserat

Di usia ke tujuh bulan kehamilan akan ada beberapa masalah yang muncul. Salah satu yang selalu dialami ibu hamil adalah masalah pencernaan. Untuk mengurangi masalah ini, makanan berserat wajib selalu dikonsumsi setiap harinya. Tidak harus saat makan besar, anda bisa mendapatkan serat yang cukup dari buah-buahan. Daripada mengonsumsi camilan tidak sehat, lebih baik makan buah berserat seperti pisang dan papaya. Buah yang lebih baik dihindari saat ini adalah jambu biji.

kesehatan ibu hamil 7 bulan

Bagaimana cara mengatasi masalah yang terjadi saat kandungan berusia 7 bulan?

Memasuki usia tujuh bulan kehamilan, ada beberapa masalah yang bisa dipastikan mengancam kesehatan janin dan ibu utamanya. Hampir semua ibu hamil mengalami masalah yang sama dan masalah itu dianggap wajar. Padahal yang namanya masalah tentu mengganggu dan wajib diatasi. Oleh karena itu, berikut ini adalah informasi mengenai gangguan kesehatan saat hamil 7 bulan dan cara untuk mengatasinya:

  1. Heartburn

Heartburn merupakan gangguan dimana perut terasa perih atau panas. Jika usia kandungan sudah 7 bulan, hal ini tentu terjadi. Untuk mencegah atau menurunkan rasa perih itu mengonsumsi pepaya adalah solusinya. Selain itu, usahakan untuk tidak lagi minum kopi dan coklat. Kandungan kafein pada keduanya mampu memicu heartburn yang parah.

  1. Kaki Bengkak

Kaki bengkak juga sering dialami oleh ibu yang hamil 7 bulan. Untuk mengatasinya, lakukan jalan kaki setiap harinya selama 30 menit. Ini akan melancarkan peredaran darah serta mengurangi bengkak. Jika kondisi tidak berubah, lakukan treatment tambahan yakni memijat halus kaki sebelum tidur.

  1. Susah Tidur

Kondisi perut yang semakin hari semakin membesar biasanya mengakibatkan ibu susah tidur. Rasanya berbagai posisi terasa tidak nyaman. Nah, untuk mengatasinya minumlah susu untuk lebih menenangkan badan. Ambil posisi miring agar lebih mudah tidur.

  1. Konstipasi

Masalah terakhir yang paling sering terjadi pada ibu hamil adalah konstipasi atau sembelit. Sudah disebutkan di atas bahwa makanan berserat dapat mengatasi masalah ini. Selain itu yoghurt juga dipercaya ampuh untuk mengatasi sembelit.

Lengkap sudah pembahasan tentang kesehatan ibu hamil 7 bulan. Dari tips menjaga kesehatan, gangguan yang sering dialami hingga cara mengatasinya sudah dibahas secara lengkap. Semoga dapat membantu anda dalam mengurangi resiko terjadinya gangguan selama usia kehamilan 7 bulan. Dan, setidaknya anda tidak takut atau bingung saat ada masalah karena sudah tahu cara mengatasinya.



Tulis Komentar