_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2017/06/","Post":"https://lifeblogid.com/2017/06/05/bayi-jarang-bab-dan-sering-kentut-bahaya-tidak/","Page":"https://lifeblogid.com/kuppee-japanese-quality-international-specifications/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2017/06/05/bayi-jarang-bab-dan-sering-kentut-bahaya-tidak/bayi-jarang-bab-sering-kentut/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2016/04/25/199450/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=199979"}}_ap_ufee

Bayi Baru Berusia 3 Bulan, Boleh Didudukkan?

Jual ASI Booster Tea - Minuman Alami Pelancar ASI



Bayi merupakan karunia terbesar bagi sebuah keluarga, terutama bagi yang mendamba-dambakan kedatangannya. Bulan-bulan awal kelahiran bagi orang tua adalah momen yang langka dan sangat berarti. Pada bulan ketiganya, si bayi akan mulai aktif dan belajar seperti mengenali suara dan membedakan wajah bapak dan ibunya. Di usia 3 bulan, perkembangan bayi akan berkembang pesar. Ia sudah mulai bisa mengamati benda-benda yang ada disekelilingnya dan mulai tertarik menyentuh serta menggenggam benda tersebut. Kemudian, lambat laun ia akan lebih sadar dengan apa-apa yang ada disekitarnya. Karenanya, dia pasti akan belajar jika Anda mengajaknya keluar rumah untuk jalan-jalan. Anda juga bisa merangsang perkembangan otaknnya dengan memperdengarkan ayat-ayat suci Al-qur’an(bagi yang muslim) atau lagu-lagu bernada lembut. Usia 3 bulan, bayi biasanya sudah belajar menggumam dan sudah bisa diajak berinteraksi. Serta mengekpresikan perasaannya dengan tertawa sambil menendang-nendangkan kakinya saat senang mendapatkan sesuatu; merengek saat lapar atau keinginannya tidak digubris.

Harap dicatat ya; dalam perkembangan keterampilan fisik maupun mental, tiap bayi itu berbeda, jadi tidaklah tepat kalau sebagai orang tua membanding-bandingkan perkembangan bayinya dengan bayi lain. Secara naluriah si bayi akan mengeksplor dirinya sendiri sesuai dengan kemampuannya. Dan, orang tualah yang harus mendukung tiap fase perkembangannya itu.

bayi 3 bulan belajar duduk

Misalkan saja saat si bayi mendekati fase untuk duduk sendiri. Kebanyakan bayi mulai dapat duduk sendiri di usia antara 6 hingga 8 bulan. Karena di usia itu otot leher dan punggung mulai kuat dan koordinasi tubuhnya sudah terampil. Namun, ada pula bayi yang masih 3 bulanan sudah merengek meminta didudukkan, padahal ia belum terampil menegakkan tubuhnya. Dan kalau tidak ditanggapi si bayi pun akan terus merengek.

Dari situ, timbul pertanyaan,”bolehkah bayi 3 bulan duduk?” Sebenarnya, boleh-boleh saja; asalkan pastikan leher dan kepalanya yang belum mampu berdiri tegak itu ditopang dan terjaga dengan aman. Karena hal itu juga sudah umum terjadi. Di usianya ke 3 sampai 6 bulan, si bayi sudah “mempersiapkan diri” untuk belajar duduk dengan terlebih dulu menguasai teknik berguling.

Nah, untuk Anda yang mempunyai bayi usia 3 bulan dan ternyata ia sudah ingin duduk, itu tidak apa. Justru bantulah ia untuk duduk sendiri. Umumnya, bayi berusia 3 bulan sudah dapat digendong dengan posisi duduk di pangkuan si ibu. Berikut tips membantu bayi belajar duduk:

  • Duduklah di sofa atau kursi, letakkan bayi dalam posisi telentang menghadap ke depan. Tangan kanan Anda menahan pantat sedang tangan satunya masuk ke ketiak bayi dari belakang, untuk menjaganya agar tidak njelungup (bahasa jawa) ke depan.
  • Jika bayi sudah bisa menegakkan punggungnya atau paling tidak berusaha tegak dalam posisi seperti di atas, Anda bisa mulai memangkunya dalam keadaan duduk di pangkuan Anda. Atau menggendongnya dalam posisi duduk dengan kaki menjuntai ke depan.
  • Kalau si bayi sudah nyaman dengan posisi duduknya di pangkuan Anda, Anda bisa mulai meletakkannya di stroller. Di stroller terdapat sabuk pengaman sehingga bila si bayi tiba-tiba capek menegakkan punggungnya, ia tidak akan jatuh. Biasakan berinteraksi dengan bayi Anda dalam posisi duduk. Saat si bayi mulai rewel, karena kelelahan segera angkat dari stroller lalu gendong. Catatan untuk orang tua yang menggunakan stroller: sebaikknya jangan hanya mengedepankan kepraktisan. Penggunaan stoller dinilai lebih praktis daripada menggendong. Harap dicermati, kalau kereta dorong yang bisa dilipat macam stroller itu, tidak punya sandaran empuk. Jadi sebaiknya penggunaan stroller tidak digunakan untuk bayi yang usianya di bawah 6 bulan. Ingat-ingat itu, ya.
  • Setelah bayi terbiasa dengan strollernya, bayi sudah bisa didudukan di sofa. Tempatkan ia di sudut sofa dan duduklah di sampingnya seraya memegang kedua sisi lengannya. Secara berangasur-angsur, coba lepaskan pegangan Anda, jika bayi sudah terbiasa dan duduk dengan nyamannya tanpa harus Anda pegangi, Anda bisa mulai mengajak si bayi melakukan berbagai aktifitas sambil duduk. Ingat! Jangan sampai Anda meninggalkan bayi Anda sendirian duduk di atas sofa. Bayi yang sudah bisa duduk sendiri, bisa saja melakukan sesuatu atau bergerak yang mungkin akan membahayakan dirinya. Jadi tetap awasi!

Sebenarnya, jika bicara tentang di usia berapa bayi bisa duduk sendiri, jawabannya tidak pasti. Karena tiap bayi perkembangannya berbeda. Ada yang usia 3 bulanan sudah ingin duduk, ada juga yang lebih dari 7 bulanan si bayi belum juga bisa duduk. Jadi pada dasarnya, si bayi sudah mampu duduk sempurna ketika otot-otot kepalanya sudah kuat. Untuk dapat duduk sendiri, sudah tentu semua itu ada tahapannya. Sempatkan kita membahasnya? Kalau si bayi sudah “mempersiapkan diri” untuk belajar duduk dengan terlebih dulu menguasai teknik berguling. Kemudian lambat laun, si bayi bertumpu pada lengannya, dan berusaha mengangkat dadanya dari permukaan alas tidurnya seperti gerakan push up dan seterusnya.

Lagi-lagi, mungkin pertanyaan “bolehkah bayi usia 3 bulan duduk?” mungkin kembali menghantui. Jawabanya sih tetap sama, itu tidak apa. Bukan masalah jika bayi Anda yang masih berusia 3 bulan ingin duduk. Itu lumrah dan bagian dari persiapannya untuk benar-benar bisa duduk sendiri.

Tapi, lain halnya kalau bayi Anda yang masih terlalu dini, diposisikan “duduk,” sebaiknya jangan memaksakannya. Ikuti saja setiap langkah perkembangannya dengan sabar. Karena bisa ada yang terlewatkan, bisa saja mengganggu proses tumbuh kembangnya.

Patokan kapan bayi siap dilatih untuk duduk, bukan hanya berdasar usia, melainkan juga kekuatan otot-otot leher dan punggungnya. Kalau bayi Anda sudah mulai dapat menegakkan kepalannya, itu berarti bayi Anda betul-betul berkeinginan untuk belajar duduk. Di momen inilah peran orang tua sangat penting. Sebagai orang tua, Anda bisa melatihnya duduk secara bertahap dan perlahan. Jangan sampai memaksanya, ya. Yang penting, sesuaikan dengan kondisi si bayi. Kalau ia sedang ingin belajar duduk, maka temani dan bimbing ia. Dan, sewaktu ia sudah mulai terlihart lelah, biarkan ia istirahat agar nanti ia tidak rewel.

Agar dia lebih tertarik lagi belajar duduk, berikan si bayi mainan favorit atau yang dia ingini. Nah, gunakan mainan itu untuk melatih otot lehernya dengan mengarahkan mainannya ke kanan dan ke kiri. Latih otot-otot lehernya agar kuat, karena otot leher itulah yang menjadi tonggak utama seorang bayi mampu duduk tegak atau tidak. Ada satu catatan kecil lagi untuk orang tua, saat menidurkan bayi Anda jangan pergunakan bantal yang mungil. Gunakan saja bantal besar yang lentur dan empuk sehingga si bayi bisa menyesuaikan tubuhnya dan lebih nyaman. Bantal ini berfungsi untuk menyangga seluruh punggung dan leher dengan benar, dan bukan hanya bagian kepalanya saja. Jadi seluruh tubuhnya dapat tersangga dengan baik.

Nah, kesimpulannya jika dilihat dari judul di atas: bolehkah bayi 3 bulan duduk? Itu boleh-boleh saja, hanya saja tetap awasi tiap gerak-geriknya. Bagaimana pun juga, si bayi sendirilah yang tahu akan kemampuannya. Sehingga secara naluriah, ia akan mengembangkan kemampauannya dengan dukungan orang tuanya. Jika ia merasa mampu untuk duduk, maka ia akan berusaha duduk. Sebagai orang tua, Anda hanya perlu aware dan siap sedia mendukung perkembangan buah hati Anda.



Tulis Komentar