_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2017/03/","Post":"https://lifeblogid.com/2017/03/10/cara-ampuh-untuk-mengatasi-perut-kembung-pada-bayi/","Page":"https://lifeblogid.com/kuppee-japanese-quality-international-specifications/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2017/03/10/cara-ampuh-untuk-mengatasi-perut-kembung-pada-bayi/cara-menghilangkan-perut-kembung-pada-bayi/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2016/04/25/199450/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=199955"}}_ap_ufee

8 Pantangan Selama Hamil Muda yang Wajib Diketahui

Jual ASI Booster Tea - Minuman Alami Pelancar ASI

Setiap orang terutama para wanita pasti setuju bahwa kehamilan yang usianya masih muda membutuhkan penjagaan yang super ketat. Di usia kandungan yang masih muda inilah biasanya para wanita hamil ingin selalu dimanja. Walaupun si calon bayi ada pada ibu, tapi tugas untuk menjaganya ada pada ayah juga. Sebenarnya istilah suami siaga harusnya bukan hanya diberikan saat masa akan melahirkan. Di awal kehamilan, suami juga harus siaga untuk membantu ibu mempertahankan embrio. Bagaimana caranya? Bukan hanya dengan memanjakan dan menuruti semua keinginan wanita, suami harus paham juga beberapa pantangan selama hamil muda. Pantangan itu harus dipahami oleh calon ayah dan ibu agar kesehatan calon bayi terjamin. Berikut ini adalah 8 pantangan yang wajib anda ketahui:

pantangan selama hamil muda

  1. Meminum Obat

Kondisi hamil apalagi hamil muda tentu berbeda dengan saat sorang wanita hanya berbadan satu. Tidak peduli makanan apa saja, tidur dimana saja, dan saat sakit juga boleh minum obat apa saja. Hal yang demikian tentu tidak boleh dilakukan selama masa kehamilan terutama di 3 bulan awal usia kandungan. Ada yang berpendapat bahwa saat sakit biasa minum obat A, misalnya. Dia akan langsung sehat. Sayangnya, saat hamil obat A bukannya akan menyehatkan tapi justru menambah sakit. Kondisi embrio belum bisa menerima obat yang masuk ke tubuh anda lalu dia ikut mengonsumsinya juga. Beberapa obat bahkan dapat menyebabkan keguguran atau pendarahan hebat. Jadi, saat usia kehamilan masih sangat belia dan ibu jatuh sakit usahakan untuk berkonsultasi pada dokter saja. Jangan mengonsumsi obat sembarangan.

  1. Mengalami Stres

Pantangan kedua saat wanita sedang hamil muda adalah mengalami stress apalagi sampai berlebihan. Tingkat stress karena masalah yang terlalu berat dan terus menerus difikirkan oleh ibu hamil dapat menggangu kondisi kesehatan embrio. Kondisi yang juga disebut sebagai ‘tekanan batin’ ini harus dihindari. Jika kondisi ini terus terjadi, tentu kondisi kesehatan ibu akan menurun. Ini akan berakibat pada rusaknya otak calon bayi. Kemungkinan yang lebih parah lagi adalah keguguran. Oleh karena itu membuat ibu yang sedang hamil muda merasa nyaman, bahagia, dan tentram adalah kunci agar kesehatannya dan si jabang bayi terjaga dengan baik. Saat nafsu makan ibu mulai menurun, ajaklah dia untuk berelaksasi seperti jalan-jalan, makan malam romantis, memberikan kado, dan lain sebagainya.

  1. Mengkonsumsi Alkohol

Bagi orang yang sedang tidak hamil saja alkohol dapat memberikan efek yang luar biasa. Dalam jangka pendek seseorang dapat mabuk atau tidak sadarkan diri karena minum alkohol. Dalam jangka panjang berbagi penyakit mematikan mengancam peminum alkohol. Nah, anda tentu sudah bisa bayangkan bagaimana yang akan terjadi jika ibu yang hamil muda mengonsumsi minuman keras ini. Alkohol dapat memberikan berbagai macam kemungkinan yang akan dialami ibu dan calon buah hati. Pertama, embrio masih kuat untuk bertahan di dalam kandungan ibunya tetapi mengalami perlambatan pertumbuhan otak. Ini berarti dia akan mengalami cacat mental jika dilahirkan. Kedua, akan ada bagian tubuh dari calon anak yang tidak lengkap atau mengalami kelainan.  Tidak ada kepastian tentang organ atau bagian mana yang kurang. Kemungkinan ke tiga, bayi bisa lahir prematur. Dan, kemungkinan terakhir dan terburuk adalah keguguran.

  1. Mengkonsumsi Tembakau

Larangan yang keempat adalah mengenai tembakau atau rokok. Sama seperti alkohol, tembakau juga dapat menyebabkan keguguran. Kondisi embrio yang masih sangat lemah dan belum berwujud manusia, sangat rentan terhadap kehadiran zat kimia atau zat keras yang ia serap seperti nikotin dan tar. Sebenarnya bahaya bisa muncul bukan hanya jika ibu merokok, melainkan saat ibu menghirup asap rokok. Tahukah anda bahwa sebenarnya perokok pasif beresiko mengalami gangguan lebih parah dari perokok aktif. Asap yang dikeluarkan oleh rokok itulah yang paling berbahaya dibanding rokok itu sendiri. Akan sangat baik jika anda bisa menciptakan rumah bebas asap rokok, terutama saat usia hamil muda. Kalau bisa hingga seterusnya.

  1. Mengkonsumsi Pemanis, Pengawet, dan Pewarna Buatan

Saat ini banyak sekali makanan yang dijual di pasaran dengan menggunakan bahan kimia yang berbahaya seperti pemanis, pengawet, dan pewarna buatan. Memang benar, makanan dengan bahan buatan itu biasanya terlihat menggoda, apalagi bagi anda yang hamil muda dan ngidam. Rasanya ingin sekali melahap makanan itu. Sayangnya, bahaya mengintai dibalik warna dan rasa yang menggiurkan itu. Ada kemungkinan terjadinya kelainan fisik atau mental jika anda mengonsumsi bahan kimia tersebut. Apalagi jika konsumsinya berlebihan.

  1. Makan Makanan Mentah

Ini adalah larangan yang sangat sulit untuk diikuti oleh mereka yang doyan makan makanan mentah seperti sushie. Selama usia kandungan yang masih muda, makanan mentah wajib dihindari. Ini karena ada kemungkinan dimana bakteri masih menempel pada bahan makanan yang tidak dimasak. Selain itu, makanan dari bahan mentah biasanya menggunakan hasil laut seperti ikan, kepiting, dan lainnya. Ada resiko dimana bahan itu didapatkan dari laut yang sudah berpolusi. Zat kimia atau polusi yang dimakan oleh ikan akan terbaha dan menjadi asupan bagi calon bayi anda. Inilah yang sangat berbahaya.

  1. Mengangkat Benda Berat

Selain kondisi embrio yang masih rentan, kondisi rahim ibu juga mengalami hal yang sama. Oleh karena, seorang ibu yang hamil tengah hamil muda dilarang mengangkat benda-benda yang terlalu berat. Saat mengangkat benda, otot perut ikut bekerja keras, Inilah yang dapat berpengaruh terhadap posisi rahim ibu. Akan ada baiknya jika aktifitas dikurangi. Bergeraklah seperlunya dan yang tidak perlu mengangkat beban berat demi kebaikan ibu dan calon buah hati. Akan lebih baik jika anda melakukan olah raga sederhana dibandingkan mengangkat benda berat.

  1. Begadang

Selain dilarang bekerja terlalu berat, anda yang hamil muda juga tidak boleh begadang. Aturlah waktu sedemikian rupa sehingga anda memiliki waktu yang cukup untuk istirahat. Tidak perlu begadang untuk bekerja atau jangan sampai terjadi gangguan tidur yang disebut insomnia. Siklus tidur yang tidak pasti atau yang salah akan berpengaruh terhadap kesehatan embrio. Selain itu, jika anda sering begadang tentu badan akan lelah dan lemah. Kondisi ini yang juga akan dirasakan oleh embrio di dalam kandungan anda.

Itulah tadi ulasan yang berkaitan dengan pantangan atau larangan bagi ibu yang sedang hamil muda. Semua pantangan itu bukan hanya mitos belaka. Berbagai penelitian telah dilakukan untuk membuktikan kebenaran dari masing-masing larangan. Jika anda memang ingin anda dan bayi dalam kandungan sehat dan sempurna, lebih baik ikuti aturan di atas. Selain larangan tersebut, pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang baik juga faktor lain yang harus diperhatikan. Jangan sampai memperhatikan larangan tapi tidak melakukan pola hidup sehat pula sebagai penyeimbang.



Tulis Komentar