_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2017/08/","Post":"https://lifeblogid.com/2017/08/26/resep-mp-asi-ubi-untuk-bayi-usia-6-bulan/","Page":"https://lifeblogid.com/kuppee-japanese-quality-international-specifications/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2017/08/26/tempat-wisata-kuliner-jakarta-populer/restoran-jemahdi-seafood/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2017/08/15/200581/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Wp_quiz":"https://lifeblogid.com/wp_quiz/can-you-name-the-leo-dicaprio-movie-by-an-image/","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=201108"}}_ap_ufee

Manfaat dan Cara Memperdengarkan Musik Klasik untuk Bayi dalam Kandungan



Saat ini ada ‘trend’ baru yang berkembang di antara para ibu dan wanita di Indonesia yaitu mengenai musik klasik dan bayi dalam kandungan. Aktifitas memperdengarkan musik klasik untuk calon bayi sudah ada sejak lama di barat jauh sebelum ini menjadi populer di Indonesia. Banyak yang bertanya-tanya apakah manfaat musik klasik untuk bayi yang masih berada dalam kandungan sang ibu adalah mitos atau fakta yang dapat dibuktikan secara medis. Mulai saat ini anda harus yakin bahwa musik klasik memang memiliki keistimewaan atau manfaat untuk mempengaruhi tumbuh kembang sang buah hati yang sudah dibuktikan secara medis. Berikut ini ulasan mengenai hubungan musik klasik dan bayi dalam kandungan.

Apa saja manfaat musik klasik untuk janin?

Ada dua hal penting dalam setiap individu yang harus sudah dibentuk sejak dalam kandungan yaitu IQ dan EQ. Taukah anda bahwa salah satu cara yang efektif untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan IQ dan EQ pada setiap individu bisa dilakukan melalui terapi musik klasik.

Manfaat dan Cara Memperdengarkan Musik Klasik untuk Bayi dalam Kandungan

  1. IQ atau Intelligence Quotient

IQ atau dalam bahasa yang lebih sederhana kecerdasan intelektual adalah salah satu hal pokok yang harus dimiliki manusia. Anda pasti setuju dengan pendapat tersebut. Kecerdasan ini berhubungan erat dengan kinerja otak kiri setiap anak. Dengan kata lain kecerdasan ini berhubungan dengan kemampuan berfikir analitis, logika, berhitung, menghafal, dan kemampuan secara akademik lainnya. Sebagai orang tua, anda tentu ingin memiliki seorang anak yang cerdas dan pandai. Musik klasik akan membantu anda merangsang pertumbuhan otak kiri dan sensitifitas anak sejak dalam kandungan. Anak yang terbisa mendengarkan alunan musik klasik sejak dalam kandungan sudah terbukti lebih cerdas dengan prestasi akademik yang lebih unggul dibandingkan dengan yang tidak mendapatkan terapi sejenis. Hal ini terjadi karena perangsang pertumbuhan dan perkembangan setiap individu  paling optimal dilakukan saat masih dalam kandungan. Seorang anak akan lebih cepat dan tanggap jika orang tua mengerti benar periode emas untuk membuat si buah hati tumbuh dengan cerdas.

  1. EQ atau Emotional Quotient

Setiap orang tua pasti mengginginkan anaknya tumbuh sebagai seseorang yang tidak hanya pintar tapi juga baik dalam hal sikap dan perilaku. Untuk itu merangsang perkembangan otak kanan adalah hal lain yang juga wajib diperhatikan selain otak kiri. Kedua sisi haruslah seimbang. Musik klasik sangat disarankan untuk memberikan terapi yang seimbang bagi anak yang masih dalam kandungan. Hentakan dan lirik yang sarat akan niali-nilai kemanusiaan akan merangngsang rasa empati si buah hati sejak dalam perut sang bunda. Bukan hanya berkaitan dengan perasaan atau emosi, musik klasik dapat mendorong kecerdasan anak dalam berimajinasi dan berkreasi. Akan sangat menyenangkan bukan jika anda memiliki seorang anak yang tidak hanya pandai matematika tapi juga jago dalam menciptakan karya seni nan elok.

Benarkah Musik Klasik bermanfaat untuk memutar bayi sungsang?

Selain untuk ‘investasi’ masa depan si buah hati, musik klasik ternyata juga memiliki manfaat lain yang tidak kalah mengejutkan. Musik klasik dapat membantu bayi yang berada dalam posisi yang salah dalam kandungan atau sering disebut sungsang agar kembali ke posisi yang seharusnya. Kabar ini tentu sangat membahagiakan bagi orang tua, utamanya ibu, yang takut untuk melahirkan secara operasi. Jika masih ada waktu yang cukup, ibu tidak perlu memilih jalan operasi saat melahirkan karena posisi bayi. Biasanya musik klasik akan dipadukan dengan senam khusus untuk membawa bayi ke posisi yang normal dan dibantu oleh ahli. Ini berbeda dengan terapi musik klasik yang memang ditujukan untuk merangsang IQ dan EQ. Jadi, perlu diingat jangan melakukan senam sembarangan.

Bagaimana cara yang baik untuk memperdengarkan musik klasik ke bayi dalam kandungan?

Untuk mendapatkan manfaat dari alunan musik klasik bagi buah hati selama dalam kandungan, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan. Anda tidak bisa mendapatkan manfaat yang optimal jika melakukan terapi musik dengan sembarangan. Berikut ini ulasan yang bisa anda perhatikan.

  1. Usia Kandungan

Anda pasti bertanya-tanya mengenai periode atau usia yang baik agar music klasik dapat diserap maksimal oleh sang jabang bayi. Anda bisa memulai terapi ini sejak usia kehamilan 18 minggu. Usia itu dibuktikan oleh medis sebagai awal yang baik untuk merangsang otak kanan maupun kiri. Di usia lebih dari 18 minggu si buah hati bahkan sudah bisa mengenali suara sang ibu dan memberikan respon terhadap apa yang didengarkannya. Ini biasanya akan menjadi momen yang sangat mengharukan bagi orang tua terutama sang bunda.

  1. Waktu

Tidak hanya sembarangan saja dilakukan, musik klasik bisa diperdengarkan saat pagi atau sore hari. Sangat tidak disarankan untuk diperdengarkan saat malam hari. Ini dapat mengakibatkan bayi anda aktif saat malam hari. Hal ini bisa memberi dampak pada saat bayi sudah di luar kandungan. Jika terbiasa aktif saat malam hari, dia akan membuat anda tidak tidur semalaman saat sudah lahir.

  1. Periode

Yang dimaksud dengan periode adalah lamanya waktu yang diperlukan setiap kali terapi dalam sehari. Waktu yang disarankan adalah 30 menit dalam satu periode atau satu hari. Dengan periode itu manfaat bisa dirasakan optimal asal bisa dilakukan secara rutin setiap hari.  Anda bisa melakukan terapi 30 menit ini dengan melakukan aktifitas santai yang lainnya seperti membaca buku, senam,atau khusus mendengarkan music saja.

  1. Posisi Speaker

Hal penting lain yang harus diperhatikan adalah posisi speaker. Anda tidak boleh sembarangan meletakkan posisi speaker atau sumber suara. Ada jarak yang harus dipatuhi untuk menghindari efek buruk yang mungkin dirasakan oleh janin. Jarak yang disarankan adalah sekitar setengah meter dari sumber suara. Posisi ini cukup untuk menggerakkan organ tubuh si janin di dalam perut dan tidak akan mengagetkan jantung bayi. Jika anda menggunakan headphone, usahakan untuk mengaturnya pada posisi yang seimbang di dua sisi perut.

  1. Jenis Lagu

Jika anda belum akrab dengan musik klasik, anda bisa mencari rekomendasi dari teman atu langsung ke toko CD. Saat ini sudah banyak penjual yang menyediakan CD yang berisi lagu-lagu klasik yang diperuntukkan untuk bayi di dalam kandungan.

  1. Volume

Jangan memutar lagu terlalu kencang. Usahakan sesuai dengan selara anda dengan volume yang sedang saja. Jika ingin menghentikan lagu, usahakan untuk mengeciklan suara secara perlahan bukan langusng mematikannya.

Itulah beberapa manfaat dan cara yang benar untuk mendapatkan hasil optimal dari musik klasik. Anda tidak perlu ragu lagi atau bingung mencari cara untuk membuat anak cerdas secara intelektual dan emosional. Tidak diperlukan biaya yang mahal dan caranya juga sangat sederhana. Selamat mencoba dan merasakan keajaiban musik klasik.



Leave a Reply