_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2017/06/","Post":"https://lifeblogid.com/2017/06/05/bayi-jarang-bab-dan-sering-kentut-bahaya-tidak/","Page":"https://lifeblogid.com/kuppee-japanese-quality-international-specifications/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2017/06/05/bayi-jarang-bab-dan-sering-kentut-bahaya-tidak/bayi-jarang-bab-sering-kentut/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2016/04/25/199450/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=199979"}}_ap_ufee

Makanan Bagi Ibu Menyusui Ketika Bayi Usia 6 Bulan ke Bawah Batuk

Jual ASI Booster Tea - Minuman Alami Pelancar ASI



Ibu dan anak memang memiliki hubungan yang erat baik secara batin maupun kontak fisik. Hal ini bisa sangat jelas dirasakan saat Ibu dan anak masih berusia dini terutama saat anak masih menyusu pada sang bunda. ASI merupakan asupan pokok bagi si buah hati hingga usia 6 bulan. Banyak orang tua baru yang bimbang saat anak sakit seperti demam, flu, diare, atau batuk. Mereka kebingungan dan takut untuk memberikan obat tertentu pada anak. Ada juga yang penasaran sebenarnya apa yang menyebabkan kondisi anak memburuk, utamanya mengalami batuk. Ada pula pertanyaan ‘apakah makanan ibu berpengaruh?’ Untuk menjawab berbagai pertanyaan mengenai hubungan makanan ibu, bayi, dan juga batuk, berikut ini adalah informasi yang harus anda simak.

Mengapa Bayi Sering Batuk?

Bagi orang tua yang sudah memiliki anak lebih dari satu kali mungkin sudah tidak kaget dengan kondisi anak yang lebih mudah sakit dibanding orang dewasa. Berbeda dengan orang tua yang baru memiliki anak pertamanya. Mereka cenderung panik dan memiliki kekhawatiran yang berlebih saat si buah hati sering batuk. Tidak perlu khawatir karena batuk adalah penyakit yang wajar dialami oleh bayi. Ada dua faktor utama yang disebut-sebut sebagai penyebab utama bayi sering batuk.

bayi-batuk-makanan-ibu-menyusui

  1. Virus

Para ahli menyebutkan bahwa setiap individu akan ‘berkenalan’ dengan berbagai macam virus di usia dini agar kelak mengenali virus-virus tersebut. Jika sudah pernah mendapat serangan dari virus tertentu, tubuh anak akan lebih kebal. Anda juga perlu menyadari bahwa di usia kurang dari 6 bulan, bayi sudah mulai aktif dengan berbagai gerakan. Biasanya bayi suka memasukkan tangan, kaki, sepatu yang dikenakannya, atau benda lain ke mulut yang dapat membawa virus ke tubuh si anak. Salain itu, virus juga didapatkan dari udara atau kontak langsung dengan orang yang sedang batuk. Mengingat daya tahan tubuh seorang bayi belum terbentuk dengan kuat layaknya orang dewasa, sangat mudah sekali bagi virus untuk masuk ke tubuh si bayi. Penelitian menyebutkan bahwa bayi usia dini bisa mengalami batuk lebih dari 10 kali dalam jangka waktu satu tahun.

  1. Cuaca

Hal lain yang juga menjadi penyebab  batuk adalah cuaca. Biasanya bayi akan sakit di musim dingin atau penghujan. Nah, saat ini kondisi cuaca tidak bisa ditebak. Tidak jarang terjadi hujan setelah panas yang menyengat di hari sebelumnya. Cuaca yang seperti ini juga dapat memicu penyakit batuk untuk anak. Selain virus yang mudah berkembang saat kondisi tidak menentu, tubuh bayi juga belum terbiasa dengan perubahan yang signifikan cuaca. Ketidakberdayaan bayi dalam menanggapi perubahan biasanya ditunjukkan dengan batuk atau beberapa penyakit laiinya.

Apakah Makanan Ibu bisa Menjadi penyebab Batuk?

Mungkin anda sudah paham ternyata batuk disebabkan oleh virus dan cuaca yang belum diterima dengan baik oleh bayi. Namun, masih ada pertanyaan lain yang juga menjadi pertanyaan banyak orang tua yakni mengenai hubungan makanan ibu dan anak. Banyak yang bertanya apakah makanan ibu bis menjadi penyebab utama batuk yang menyerang si buah hati. Jawabannya iya. Hal ini terjadi karena bayi, usia enam bulan ke bawah utamanya, mendapatkan asupan nutrisi dari sang ibu. Secara sederhana apa yang dimakan sang ibu, itulah yang dimakan anak dalam bentuk ASI. Jika makanan ibu mengandung zat tertentu yang tidak baik atau membawa virus, kemungkinan besar virus itu dapat masuk ke dalam cairan ASI yang diminum anak. Misalnya saja makanan yang mengandung pemanis buatan. Tubuh Ibu mungkin sudah bisa kebal dengan virus tersebut. berbeda dengan anak, bisa saja ada reaksi berbeda yang diberikan tubuh yakni dengan menjadi batuk. Oleh karena itu sangat disarankan bagi Ibu yang menyusui untuk menjaga makanannya. Perlu diingat bahwa nutrisi dan vitamin untuk membangun kekebalan tubuh seorang bayi usia di bahwah 6 bulan hanya berasal dari ASI. Tidak ada makanan lain yang masuk yang dapat membantu kekebalan tubuh bayi. Jangan sampai makanan yang dikonsumsi ibu tidak menambah kekebalan tapi malah membawa penyakit bagi si buah hati.

Makanan apa yang baik untuk dikonsumsi ibu saat anak batuk?

Mengingat peran penting makanan ibu terhadap kondisi bayi,ada beberapa makanan yang memang disarankan agar dikonsumsi ibu untuk segera menyembuhkan anak. Berikut ini daftar makanan yang harus anda perhatikan:

  1. Buah

Ibu harus meningkatkan asupan vitamin si buah hati melalui buah yang mengandung vitamin yang tinggi. Jika biasanya hanya mengonsumsi satu atau dua buah, maka saat bayi sedang batuk sangat disarankan agar ibu mengkonsumsi lebih banyak lagi. Hal ini bertujuan agar kekebalan tubuh bayi juga meningkat untuk membunuh virus yang ada didalam tubuhnya. Jangan sampai kandungan ASI yang masuk ke tubuh bayi tidak berkualitas atau kurang vitamin. Konsumsi buah-buahan segar dan jangan lupa yang sudah dipastikan bebas dari virus. Usahakan untuk mencuci bersih buah agar tidak ada bakteri atau kuman yang tertingggal. Ibu bisa makan jeruk, apel, pir, dan lain lain.

  1. Ikan Sehat

Selain dari buah, ikan juga kaya akan nutrisi yang dapat membuat AS bisa berkualitas. Yang perlu diingat saat mengonsumsi ikan adalah kualitas ikan itu sendiri. Usahakan untuk membeli ikan yang masih segar. Jika anda tidak teliti, bisa saja ikan yang sudah busuk atau diawetkan yang anda beli. Ini tentu saja sangta berbahaya. Bukan hanya menyebabkan batuk semakin parah, ikan busuk bisa mengakibatkan gangguan lain pada si buah hati.

  1. Makanan Matang

Bagi ibu yang suka mengonsumsi makanan mentah, usahakan untuk menghindarinya selama bayi sakit. Makanan yang belum dimasak memiliki kemungkinan untuk membawa bakteri ke dalam tubuh bayi. Usahakan untuk mengonsumsi makanan (sayur, ikan) yang memiliki tingkat kematangan yang seharusnya agar bakteri yang menempel pada bahan masakan bisa dipastikan sudah mati saat dipanaskan.

Perlukah Ibu dan Anak Minum Obat?

Selain makanan, banyak yang berfikir bahwa Ibu juga harus minum obat agar si bayi segera sembuh. Ada juga yang berfikir untuk memberikan obat secara langsung kepada bayi yang belum genap 6 bulan usianya. Manakah pilihan yang tepat? Jawabannya dua-duanya tidak disarankan. Lebih baik menjaga asupan gizi sang ibu daripada memberikan obat. Makanan yang baik dan ASI yang berkualitas akan menyembuhkan batuk dalm waktu 3-4 hari saja. Jika sudah semakin parah, bisa segera menghubungi dokter untuk mendapatkan solusi terbaik.

Makanan yang dikonsumsi Ibu memang sangat berpengaruh terhadap kesehatan si buah hati. Semoga ulasan mengenai makanan yang wajib dikonsumsi ibu terutama saat buah hati sedang batuk bisa menjadi solusi dan memberi jawaban atas beberapa pertanyaan yang selama ini sering membingungkan orang tua.



Tulis Komentar