_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2017/06/","Post":"https://lifeblogid.com/2017/06/05/bayi-jarang-bab-dan-sering-kentut-bahaya-tidak/","Page":"https://lifeblogid.com/kuppee-japanese-quality-international-specifications/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2017/06/05/bayi-jarang-bab-dan-sering-kentut-bahaya-tidak/bayi-jarang-bab-sering-kentut/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2016/04/25/199450/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=199979"}}_ap_ufee

Mencegah Penularan Flu Babi



Swine influenza atau flu babi merupakan penyakit pernafasan yang menyerang babi. Flu babi yang terjadi berbeda dengan jenis flu yang biasanya ada pada manusia atau babi. Diduga jenis flu baru ini terdiri dari campuran genetik babi, burung, dan manusia. Lalu, apakah flu ini ditularkan oleh babi? Diduga swine influenza atau flu babi ini disebabkan oleh virus flu burung yang mengalami mutasi ketika berada dalam tubuh babi. Seperti diketahui, burung tidak bisa menularkan flu ke manusia. Sementara babi sangat rentan mengidap flu burung. Para ahli sebenarnya sudah lama mengkhawatirkan terjadinya mutasi virus flu burung menjadi virus yang lebih berbahaya jika berada dalam tubuh babi dan sangat mudah menular pada mamalia. Virus yang menyebabkan wabah flu ini berasal dari strain virus influenza A tipe H1N1.

Gejala penyakit ini tidak jauh berbeda dengan penyakit flu seperti biasanya seperti demam, batuk, tenggorokan sakit, sakit kepala, pilek, kelelahan secara umum dan nyeri otot. Tidak jarang disertai gejala diare dan muntah. Bahkan pada kasus yang lebih berat, penyakit ini bisa menyebabkan gejala pneumonia (nafas pendek dan sulit) dalam tempo yang singkat.

 

Kendati penyakit ini belum sampai menyebar ke Indonesia, tidak ada salahnya jika Anda mengetahui beberapa tip agar terhindar dari penyakit tersebut. Karena ukuran virus yang sangat mikro menyebabkan Anda tidak akan pernah tahu apakah udara yang Anda hirup benar-benar bersih dan tidak mengandung virus tersebut. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penularan penyakit flu babi.

Mencuci tangan

Tangan adalah organ yang sangat banyak bersentuhan dengan benda. Tangan tidak pernah menolak atau pun memilih benda atau permukaan mana yang akan disentuh. Tidak peduli itu kotor atau bersih. Tangan akan bekerja asalkan ada perintah. Oleh karena itu, besar kemungkinan tangan adalah organ yang paling rentan dihinggapi kuman atau bakteri. Walaupun terkesan sangat sederhana, tak ada yang bisa menggantikan peranan cuci tangan. Dengan rutin mencuci tangan kita dapat terhindar dari kuman, bakteri, ataupun patogen lainnya yang menempel pada tangan.

Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut

Masih berhubungan dengan tip yang pertama. Jika ingat tangan Anda baru saja menyentuh sesuatu dan belum mencucinya kemudian salah satu bagian tubuh terasa gatal, seperti pada mata, hidung, atau mulut dan butuh bantuan tangan untuk menghilangkan gangguan gatal tersebut, usahakan tidak menyentuhnya dengan tangan. Karena ketika kita menyentuhnya dengan tangan, virus dengan sangat mudah menyebar ke bagian tersebut. Dan kemudian bisa berkembang dan menginfeksi tubuh.

Tidak berjabat tangan

Jika mengetahui wabah flu tersebut sudah menyebar, saat bertemu dengan seseorang usahakan tidak berjabat tangan atau pun melakukan ritual salam pertemuan seperti mencium. Kalaupun Anda terpaksa harus berjabat tangan, segeralah mencucinya dengan sabun.

Hindari tempat umum jika Anda sakit. Sebaiknya hentikan bepergian atau keluar rumah. Beristirahatlah dengan cukup dan sebisa mungkin jaga jarak dengan mereka yang sehat sehingga Anda tidak menulari. Dengan begitu, penularan penyakit kepada orang lain bisa di minimalisir.

Gunakan penutup

Saat kita bersin atau batuk jutaan virus keluar dari hidung atau mulut tanpa terlihat oleh mata. Gunakanlah penutup agar saat Anda bersin atau batuk virus yang tersemprot keluar tidak menyebar dan menular pada orang di sekitar Anda. Tidak disarankan untuk menutupi hidung atau mulut dengan tangan saat Anda bersin atau batuk. Kemudian buanglah tisu, sapu tangan, ataupun penutup lainnya pada tempat sampah. Kalau keadaan memaksa diri Anda untuk keluar, maka kenakanlah masker yang bisa menutupi mulut dan hidung Anda.

Tidak mengunjungi negara yang terjangkit flu babi

Sehubungan dengan mewabahnya virus ini di beberapa negara di belahan dunia, sebaiknya hindari untuk melakukan perjalanan ke negara-negara yang telah melaporkan kasus akibat varian virus H1N1. Namun apabila Anda sudah terlanjur mengunjungi negara tersebut, segera periksakan diri ke pihak terkait. Kalau Anda kemudian sakit setelah mengunjungi negara yang melaporkan kasus flu babi tersebut, segera laporkan kepada petugas medis terdekat. Yang terpenting, selalu ikuti perkembangan terbaru dari wabah flu ini dan tindakan medis yang disarankan oleh otoritas kesehatan setempat.

Terapkan pola hidup sehat

Dengan menerapkan pola hidup sehat maka Anda bisa bertahan dari serangan virus, bakteri, atau patogen lain. Kebanyakan orang yang menderita sakit akibat infeksi dari bakteri atau virus karena pola hidupnya tidak sehat. Tidak terlalu susah untuk menciptakan pola hidup sehat. Dengan menghindari merokok, tidur cukup, olahraga yang cukup, mengendalikan stres, perbanyak minum air putih dan konsumsi makanan sehat yang bernutrisi.



Tulis Komentar