_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2017/08/","Post":"https://lifeblogid.com/2017/08/26/resep-mp-asi-ubi-untuk-bayi-usia-6-bulan/","Page":"https://lifeblogid.com/kuppee-japanese-quality-international-specifications/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2017/08/26/tempat-wisata-kuliner-jakarta-populer/restoran-jemahdi-seafood/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2017/08/15/200581/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Wp_quiz":"https://lifeblogid.com/wp_quiz/can-you-name-the-leo-dicaprio-movie-by-an-image/","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=201108"}}_ap_ufee

4 Tips Bijak Memilih Mainan Anak Sesuai Usia



Memilih mainan anak tidak bisa dilakukan hanya berdasarkan selera orang tua. Membelikan mainan hanya berdasarkan keinginan anak juga bukanlah hal yang bijak. Setiap mainan memiliki fungsi maupun kesesuaian dengan kebutuhan anak. Di sinilah pentingnya orang tua lebih mengenal anak-anaknya agar dapat memberikan mainan yang bermanfaat untuk tumbuh kembang mereka.

Mainan merupakan media belajar yang cukup berguna untuk merangsnag berbagai potensi anak. Apalagi masa anak-anak merupakan periode bermainan dan belajar yang merupakan tahap penting untuk mengembangkan berbagai potensinya. Dengan mainan itu pula anak dapat merangsang motorik hingga kecerdasan dan imajinasinya.

Memilih Mainan Anak

beberapa pertimbangan perlu diperhatikan dalam memilih mainan anak anda

Namun perkembangan anak berlangsung melalui tahapan yang berbeda-beda yang perlu diketahui dan dipahami para orang tua. Permainan untuk anak yang masih batita atau di bawah usia 3 tahun berbeda dengan kebutuhan anak yang berumur 5 tahun atau lebih. Melalui mainan, anak-anak juga belajar banyak hal yang sangat berguna untuk perkembangannya.

Tips Memilih Mainan Anak Sesuai Usia

Ada sejumlah hal yang perlu dipahami dan lebih diperhatikan para orang tua dalam memilih mainan anak yang meliputi:

1. Bayi Umur Kurang dari Setahun
Periode bayi sangat membutuhkan bantuan untuk merangsang tumbuh kembang anak, terutama pada panca indranya. Karena itu orang tua dapat memilih mainan anak dengan warna-warni yang mencolok dan bisa mengeluarkan suara. Hal ini penting untuk merangsang indra penglihatan, pendengaran, maupun gerak motorik anak agar lebih terlatih. Pilih juga mainan yang aman dan tidak dicat dengan bahan kimia atau yang beracun agar tidak berbahaya untuk anak.

2. Anak Batita (Dibawah 3 tahun)
Anak batita atau berumur antara 1 hingga 3 tahun ditandai dengan gerak fisiknya yang lincah dan tidak bisa diam. Berbagai permainan anak yang mampu merangsang gerak motorik anak sangat baik diberikan, seperti mobil-mobilan, sepeda, atau papan luncur.

3. Anak Pra Sekolah (Usia 3 – 5 tahun)
Anak yang berumur antara 3 hingga 5 tahun merupakan tahapan pra sekolah agar mereka siap memasuki dunia pendidikan formal. Anak para periode ini membutuhkan mainan yang mampu merangsang daya fantasi dan sikap sosial anak. Satu set permainan masak-masakan akan berguna anak membangun imajinasinya dan sekaligus kerja sama dengan teman sebayanya.

4. Anak Usia Sekolah
Pada usia ini anak perlu dirangsang potensi kecerdasan otaknya dengan mainan yang mengeksplor hal tersebut. Mainan menyusun sebuah pola dari bagian yang dipotong-potong, berbagai jenis mainan puzzle, ataupun menyusun balok sangat baik untuk merangsang potensi anak. Anda sebagai orang tua dapat memilih mainan anak ini dengan membelikannya di toko mainan.



Leave a Reply