_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2017/06/","Post":"https://lifeblogid.com/2017/06/05/bayi-jarang-bab-dan-sering-kentut-bahaya-tidak/","Page":"https://lifeblogid.com/kuppee-japanese-quality-international-specifications/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2017/06/05/bayi-jarang-bab-dan-sering-kentut-bahaya-tidak/bayi-jarang-bab-sering-kentut/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2016/04/25/199450/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=199979"}}_ap_ufee

Cara Belajar Yang Baik



Menentukan bagaimana cara belajar yang baik bukanlah soal yang mudah. Ada faktor-faktor yang terdapat pada diri masing-masing. Banyak pula faktor yang berasal dari luar orang itu sendiri. Untuk menjawab “bagaimana cara belajar yang baik?”, banyak sekali eksperimen yang di lakukan oleh para ahli psikologi. Dan dari banyak eksperimen itu banyak pula jawaban yang dikemukakan. Namun, di antara jawaban tersebut terdapat pula sifat umum yang dapat digunakan sebagai pegangan.

Cara Belajar Yang Baik

Cara Belajar Yang Baik

Beberapa Metode Cara Belajar Yang Baik

Dr. Rudolf Pintner mengemukakan bahwa terdapat 10 metode dalam belajar, yaitu:

Metode Keseluruhan Kepada Bagian (whole to part method)
Dalam mempelajari sesuatu alangkah baiknya kita memulai dahulu dari keseluruhan, kemudian baru mendetailnya. Maksud nya adalah membuat kerangka yang akan di pelajari, barulah di detailkan. Misalnya kita akan mempelajari sebuah buku, mula-mula yang dilakukan adalah isi buku tersebut, bab demi bab nya, dari situ barulah kita belajar apa yang akan kita pelajari secara detail yang merupakan inti pokok dari permasalahan yang kita pelajari.

Metode Keseluruhan Lawan Bagian (whole versus part method)
Untuk bahan belajar yang skopnya itu tidak terlalu luas, tepat digunakan metode keseluruhan seperti menghapal sebuah syair, membaca cerita pendek, dan sebagainya. Untuk bahan-bahan yang sifatnya non verbal seperti mengetik, keterampilan, menulis dan sebagainya lebih tepat digunakan metode bagian.

Metode Campuran Antara Keseluruhan dan Bagian (mediating method)
Metode ini digunakan pada pelajaran yang skopnya luas atau yang sukar-sukar, antara lain akunting, tatabuku, dan bahan kuliah lain pada umumnya.

Metode Retisasi (recitation method)
Resitasi dalam hal ini dapat diartikan sebagai mengulangi atau mengucapkan kembali atau sesuatu yang telah dipelajari, metode ini dapat digunakan untuk semua yang bersifat verbal maupun non verbal. Dalam matakuliah Metodologi Pengajaran, metode ini disebut sebagai “metode pemberian tugas”. Yang bisa di artikan bahwa pemberian tugas itu bermaksud agar siswa diharuskan mengulangi pelajaran yang telah dipelajari atau diajarkan.

Dan metode yang sering dilakukan oleh semua orang yaitu Metode Resitasi ini, yaitu dengan mengulang-ulang pelajaran yang telah dipelajari agar mengerti. Masih banyak lagi metode-metode yang digunakan dalam belajar, ada yang belajar sambil mendengarkan music, ada juga yang hanya bisa belajar jikalau kondisi benar-benar sunyi. Setiap orang mempunyai metodenya masing-masing.



Tulis Komentar