_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2017/03/","Post":"https://lifeblogid.com/2017/03/10/cara-ampuh-untuk-mengatasi-perut-kembung-pada-bayi/","Page":"https://lifeblogid.com/kuppee-japanese-quality-international-specifications/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2017/03/10/cara-ampuh-untuk-mengatasi-perut-kembung-pada-bayi/cara-menghilangkan-perut-kembung-pada-bayi/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2016/04/25/199450/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=199955"}}_ap_ufee

Mikroba Air, Tanah dan Udara

Ada tiga jenis miroba berdasarkan tempat tempatnya yaitu mikroba air, tanah, dan udara.

1. Mikroba air

Air merupakan materi esensial di dalam kehidupan. Sel hidup baik tumbuhan, hewan, monera, protista dan fungi sebagian besar tersusun atas air. Misalnya, pada sel-sel tumbuhan terkandung lebih dari 75 % atau di dalam sel hewan terkandung lebih dari 67 %. Kelompok kehidupan yang terdapat di air terdiri dari bakteri, jamur, mikroalga, protozoa dan virus.
Mikroba yang menguntungkan :
– Plankton merupakan makanan utama ikan-ikan kecil
– Bakteri dan cendawan berfungsi sebagai dekomposer
– Mikroalga berklorofil dapat berfotosintesis berpotensi menghasilkan oksigen
– Hasil uraian senyawa rombakan bakteri atau fungi digunakan jasad-jasad lain, antara lain mikroalga, bakteri dan fungi. Sehingga hal ini jasad pengguna dinamakan konsumer
Mikrobe yang merugikan :
– Jasad-jasad renik patrogen berbahaya bila ada di dalam badan air, seperti Salmonella, Shigella, Vibrio, dan Entamoeba
– Mikrobe penghasil toksin, seperti clostridium (anaerob), pseudomonas, Salmonella, Stapbylococcus (aerobik)
– Bakteri besi, misal crenotbix atau sphaerotilus mempunyai kemampuan untuk mengoksidasikan senyawa ferro menjadi ferri
– Menimbulkan bau busuk pada air, bila air tersebut disimpan. Hal ini disebabkan adanya bakteri belerang, misalnya Thiobacillus atau chromatium yang mempunyai kemampuan mereduksi sulfat menjadi H2S
– Mikroalga sering mengakibatkan blooming (bunga air), seperti Anabaena flos-aquae dan Microcystis aerugynosa. Dalam keadaan ini makan ikan-ikan menjadi mati dan terjadi korosi terhadap logam.

mikroba

mikroba

2. Mikroba tanah

Tanah merupakan campuran yang terdiri bahan organik, anorganik, air, udara yang semuanya tercampur. Secara langsung dan tidak langsung bahwa buangan dari manusia, hewan, tumbuhan, dan jasad hidup yang lain dibuang dan dikubur dalam tanah. Populasi mikrobe di dalam tanah terbagi menjadi tiga golongan besar yaitu :
– Golongan Autohtonus
– Golongan Zimogenik
– Golongan Transien

3. Mikroba udara

Flora mikrobe yang ada bersifat sementara dan beragam. Jumlah dan tipe mikrobe yang mencemari udara ditentukan oleh sumber pencemaran di dalam lingkungan, misalnya dari saluran pernafasan manusia disemprotkan melalui batuk dan bersin. Kelompok mikrobe yang paling banyak ditemukan sebagai jasad hidup yang tidak diharapkannya di udara, umumnya disenut jasad kontaminan. Yang dinyatakan sebagai jasad kontaminan yaitu :
– Bakteri : Bacillus, Stapbylococcus, Pseudomonas
– Kapang : Aspegillus, Mucor, Rhizopus, Penicillium, Trichoderma
– Khamir : Candida, Saccharomyces, Paecylomyces



Tulis Komentar