_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2017/05/","Post":"https://lifeblogid.com/2017/05/20/ketahui-penyebab-bayi-muntah-setelah-minum-asi/","Page":"https://lifeblogid.com/kuppee-japanese-quality-international-specifications/","Attachment":"https://lifeblogid.com/ibu-hamil/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2016/04/25/199450/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=199979"}}_ap_ufee

Ciri-ciri dan Pembagian dari Conjugatae

Kelas Conjugatae disebut juga Ganggang Standar, memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

Ciri – Ciri Conjugatae

  1. Organisme yang haploid
  2. Berwarna hijau (mengandung klorofil-a dan b)
  3. Sel-selnya memiliki satu inti
  4. Dinding sel berasal dari selullosa
  5. Acontae (tidak membentuk zoospora maupun gamet yang mempunyai bulu cambuk)
  6. Bentuk bervariasi dan mayoritas habitatnya di dalam air tawar
  7. ada yang bersel tunggal dan ada yang berkoloni berbentuk benang yang tidak melekat pada sesuatu alas.
contoh kelas conjugatae

contoh kelas conjugatae

Conjugatae dibagi menjadi 2 Ordo (bangsa), yaitu:

  1. Ordo Desmidiales

Bentuknya beraneka rupa sehingga ganggang ini dinamakan ganggang hias, terutama hidup dalam rawa rawa yang airnya bereaksi asam. Sel selnya ada yang berbentuk bulan sabit (Closterium) atau di tengah-tengah berlekuk hingga mempunyai bentuk seperti biskuit atau bintang, sehingga sel terdiri atas 2 bagian yang setangkup atau simetris di dalam tiap-tiap bagian itu suatu kloroplas yang besar dengan susunan yang rumit, mempunyai satu atau beberapa pirenoid. Di tengah tengah sel terdapat satu inti. Beberapa jenis dapat merayap denganperantaraan benang benang lendir yang dikeluarkan melalui liang liang pada dinding selnya.

Pembiakan terjadi secara:

  1. a) Aseksual, sel membagi di tengah tengahnya, dan masing masing bagian lalu menyempurnakan diri. Paa marga marga tertentu sel sel anakan itu tetap berlekatan dan dengan demikian terbentuklahderetan sel sel
  2. b) Seksual, dengan kopulasi, dua sel berdekatan lalu menyelubungi diri dengan endir. Dinding di bagian tengah lalu membuka dan protoplas kedua sel itu bersatu disaluran kopulasi yang membesar dan terjadilah sebuah zigot, yang dindingnya berduri, hingga dengan ini mudah dikenal dan dibedakan dari sel biasa. Di samping zigot itu terdapat 4 belahan dinding sel dari kedua sel yang berkopulasi tadi. Pada perkecambahan terjadi pembelahan reduksi sehingga terbentuk 4 dinding haploid yang bebas, 2 kemudian mengalami degenerasi. Dengan demikian dari satu zigot paling banyak hanya dapat tumbuh 2 individu baru.

Dari bangsa ini terdapat satu familia yaitu Desmidiaceae, contoh spesienya antara lain: Closterium moniliforme, Cosmarium botrytis, Desmidium aptoganum.

  1. Ordo Zygnematales

Ciri – ciri :

  • Sel-selnya berbentuk koloni yang berupa benang yang tidak bercabang dan selalu bertambah panjang karena pembelahan sel secara vegetatif, serta pembentangan sel.
  • Dinding sel lunak, tidak berlubang-lubang, terdiri atas selullosa dengan selaput pektin yang karena pembengkakan menjadi agak berlendir.
  • Tiap sel memiliki satu inti dan satu kloroplas berbentuk pita yang melingkar seperti spiral, dan menempel pada dinding sel yang mengandung pirenoid- pirenoid.
  • Pada Famili Zygnema kloroplas berbentuk bintang, sedangkan pada Famili Mougeotia berbentuk pipih.

Pada konjugasi dua koloni yang berlainan jenis kelaminnya lalu berdekatan dan sejajar satu sama lain. Pada tempat persentuhan antara dua sel lalu terbentuk penonjolan-penonjolan, sehingga kedua koloni itu sedikit berjauhan lagi. Karena terlarutnya dinding persentuhan , tonjolan menjadi saluran kopulasi. Melalui saluran itu protoplas sel-sel pada benang yang jantan lalu bersifat sebagai gamet jantan dan masuk ke dalam sel-sel pada koloni gamet betina. Peleburan kedua protoplas itu lalu membulat dan karena kehilangan air sedikit mengecil dan menjadi suatu zigot dengan beberapa lapis dinding yang tebal berwarna coklat (pirang), penuh terisi dengan tepung dan minyak. Dalam zigot ini kloroplas yang berasal dari gamet jantan mengalami degenerasi. Pada perkecambahan , zigot mengadakan pembelahan reduksi, dan terbentuklah 4 inti haploid yang bebas. Satu di antaranya agak besar dan tetap, yang 3 lainnya yang lebih kecil mengalami degenerasi. Zigot lalu berkecambah menjadi individu baru.

Kopulasi kedua gamet itu ada yang terjadi di tengah-tengahsaluran kopulasi, sehingga zigot terdapat di antarakedua koloni yang mangadakan perkawinan, antara lain pada anggota Famili Zygnema dan Famili Mougeotia.

Berdasarkan susunan dan cara berkembang biaknya, Conjugatae merupakan suatu golongan yang mempunyai batas yang jelas. Seringkali ganggang gandar tidak diberi kedudukan sebagai kelas tersendiri, melainkan digolongkan dalam ganggang hijau (Chlorophyceae).

Contoh spesies: Mougeotia pulchella



Tulis Komentar