_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2017/06/","Post":"https://lifeblogid.com/2017/06/05/bayi-jarang-bab-dan-sering-kentut-bahaya-tidak/","Page":"https://lifeblogid.com/kuppee-japanese-quality-international-specifications/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2017/06/05/bayi-jarang-bab-dan-sering-kentut-bahaya-tidak/bayi-jarang-bab-sering-kentut/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2016/04/25/199450/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=199979"}}_ap_ufee

Pengukuran Pertumbuhan Mikroba



Dalam metode pengukuran pertumbuhan mikroba, ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengukur atau menghitung jumlah mikroba, yaitu :

1. Perhitungan jumlah sel

Ø Hitungan mikroskopik
Cara perhitungan mikroskopik dibagi menjadi 2 metode, yaitu :
a. Metode Petroff-Hausser
Dalam metode ini, hitungan mikroskopik dilakukan dengan pertolongan kotak-kotak skala.
b. Metode breed
Metode ini digunakan untuk menganalisis susu yang mengandung bakteri dalam jumlah tinggi. Cara ini merupakan cara cepat, yaitu menghitung bakteri langsung dengan menggunakan mikroskop.

Ø Hitungan cawan
Apabila sel microbe yang masih hidup ditumbuhkan pada medium, maka microbe tersebut akan berkembang biak dan membentuk koloni yang dapat dilihat langsung, dan kemudian dihitung tanpa menggunakan mikroskop.

Pengukuran Pertumbuhan Mikroba

Pengukuran Pertumbuhan Mikroba

Ø MPN (Most Probable Number)
Metode MPN dengan menggunakan medium cair di dalam tabung reaksi. Perhitungan MPN berdasarkan pada jumlah tabung reaksi yang positif, yakni ditumbuhi oleh microbe setelah inkubasi pada suhu dan waktu tertentu.

2. Perhitungan masa sel secara langsung:

Ø Cara volumetric
Ø Cara geometric
Ø Turbidimetri (kekeruhan)

Pada Metode volumetric dan geometrik pengukuran sel dilakukan terlebih dahulu dengan menyaring mikroorganisme tersebut. Perhitungan massa sel secara tidak langsung sering digunakan dalam mengamati pertumbuhan sel selama proses fermentasi, di mana komponen substrat atau bahan yang difermentasi dapat diamati dan diukur.

3. Perhitungan massa sel secara tidak langsung

Perhitungan masa sel secara langsung maupun masa sel secara tidak langsung jarang digunakan dalam menguji jumlah microbe pada bahan, tetapi juga sering digunakan untuk mengukur pertumbuhan sel selama proses fermentasi. Dalam perhitungan masa sel secara langsung, jumlah mikroorganisme dapat dihitung jika medium pertumbuhannya tidak mengganggu pengukuran.

Macam-macam perhitungan massa sel secara tidak langsung :
– Analisis komponen sel (protein, ADN. ATP)
– Analisis produk katabolisme (metabolit primer, metabolit sekunder, panas)
– Analisis komsumsi nutrien (karbon, nitrogen, oksigen, asam amino dan mineral.



Tulis Komentar