_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2016/12/","Post":"https://lifeblogid.com/2016/12/18/proses-tumbuh-kembang-janin-di-rahim-ibu-selama-trimester-pertama/","Page":"https://lifeblogid.com/search/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2016/12/18/proses-tumbuh-kembang-janin-di-rahim-ibu-selama-trimester-pertama/perkembangan-janin-di-rahim-ibu/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2016/04/25/199450/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=199944"}}_ap_ufee

Pengertian Trojan

Program Trojan aalah program mandiri yang kelihatannya berguna, namun dijalankan tanpa izin penggunanya, ia juga akan melakukan beberapa kegiatan membahayakan dan merugikan.

Ada yang menyebut program trojan dengan istilah RAT singkatan dari Remote administration Tools, alat yang digunakan untuk melakukan administrasi secara jarak jauh.

Bagaimana sebenarnya program trojan bekerja?

Program trojan akan selalu berpasangan. satu bagian program disebut sedangkan bagian lainnya disebut dengan Client. Program Client dipasangkan pada komputer korban, sedangkan program Server ada pada pemilik trojan. hal ini harus ada karena tanpa pasangan, trojan tidak dapat melakukan “administrasi jarak jauh”.

Yang terjadi ketika korban menjalankan program server, program akan membuka beberapa port yang spesifik dan menunggu untuk koneksi via protokol TCP atau UDP.

Ketika pemilik trojan melakukan koneksi dengan program Client dengan alamat IP korban, maka dia dapat melakukan apa saja karena program server tersebut akan melayani, melakukan fungsi yang ada pada Trojan di komputer korban. tentang fungsi apa saja yang tersedia, itu bervariasi antara trojan satu dengan yang lain.

trojan

Pada umumnya, program Server Trojan akan langsung diaktifkan setiap kali Windows di-load. Hal itu dapat dilakukan dengan melakukan modifikasi win.ini atau system.ini atau Registry. Jadi, Trojan berkomunikasi seperti program Client dan Server Standar.

Menghindari dan menghadapi serangan trojan

Serangan trojan dapat ditangani dengan antivirus atau antispyware yang baik dan terupdate. Kemudian gunakan program firewall untuk menghalau akses yang tidak diizinkan dari internet. Dengan adanya program-program tersebut, tentu saja trojan akan kesulitan menembus komputer.



Tulis Komentar