_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2016/12/","Post":"https://lifeblogid.com/2016/12/18/proses-tumbuh-kembang-janin-di-rahim-ibu-selama-trimester-pertama/","Page":"https://lifeblogid.com/search/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2016/12/18/proses-tumbuh-kembang-janin-di-rahim-ibu-selama-trimester-pertama/perkembangan-janin-di-rahim-ibu/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2016/04/25/199450/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=199944"}}_ap_ufee

Sistem Pendukung Keputusan

Sistem Pendukung Keputusan dibuat untuk memecahkan masalah. Dalam usaha memecahkan masalah, pemecahan masalah mungkin  membuat banyak kepututusan. Keputusan merupakan rangkaian tidakan yang perlu diikuti dalam memecahkan masalah untuk menghindari dan mengurangi dampak negatif, atau untuk memanfaatkan kesempatan. Istilah SPK mengacu pada suatu sistem yang memanfaatkan dukungan komputer dalam proses pengambilan keputusan. Untuk memberikan pengertian yang lebih mendalam, akan diuraikan beberapa difinisi mengenai SPK yang dikembangkan oleh beberapa ahli, diantaranya oleh Man dan Watson yang memberikan definisi sebagai berikut, SPK merupakan suatu sistem yang interaktif, yang membantu pengambil keputusan melalui penggunaan data dan model-model keputusan untuk memecahkan masalah yang sifatnya semi terstruktur maupun yang tidak terstruktur.

sistem pendukung keputusan

Jenis-jenis Keputusan Menurut Simon

Menurut Herbert A. Simon, keputusan berada pada suatu rangkaian kesatuan (continuum), dengan keputusan terprogram pada satu ujungnya dan keputusan tak terprogram pada ujung yang lain. Keputusan terprogram bersifat  ” berulang dan rutin “, sedemikian tidak perlu diperlakukan sesuatu yang baru tiap kali terjadi. Keputusan tidak terprogram  “baru, tidak terstruktur, dan jarang konsekuen”. Tidak ada metode yang pasti untuk menangani masalah ini karena belum pernah ada sebelumnya, atau karena sifatdan struktur persisnya tidak terlihat.

Simon menjelaskan bahwa dua jenis keputusan tersebut hanyalah ujung-ujung hitam dan putih dari rangkaian kesatuan dan bahwa di dunia nyata sebagian besar kelabu. Namun, konsep keputusan terprogram dan tak terprogram penting karena masing-masing memerlukan teknik yang berbeda.

Tahap-tahap Pengambilan Keputusan Menurut Simon

Penjelasan mengenai empat tahap yang dilalui manajer saat memecahkan masalah. Tahap-tahap Simon adalah:

  1. Kegiatan Itelijen, mengamati lingkungan mencari kondisi-kondisi yang perlu diperbaiki.
  2. Kegiatan Merancang, menemukan, mengembangkan dan menganalisis berbagai alternatif tindakan yang mungkin.
  3. Kegiatan Memilih, memilih satu tidakan rangkaian tertentu dari beberapa yang tersedia.
  4. Kegiatan menelaah, menilai pilihan-pilihan yang lalu.

Empat tahapan Simon ini berhubungan langsung dengan langkah-langkah dari pendekatan sistem. Kegiatan intelijennya berkaitan dengan langkah-langkah kita bergerak dari tingkat sistem ke subsistem dan menganalisa bagian-bagian sistem secara beruntun. Kegiatan merancangnya berhubungan dengan kita melangkah memilih solusi terbaik. Akhirnya kegiatan menelaahnya berkaitan dengan sistem pendukung keputusan.



Tulis Komentar