_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2017/06/","Post":"https://lifeblogid.com/2017/06/05/bayi-jarang-bab-dan-sering-kentut-bahaya-tidak/","Page":"https://lifeblogid.com/kuppee-japanese-quality-international-specifications/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2017/06/05/bayi-jarang-bab-dan-sering-kentut-bahaya-tidak/bayi-jarang-bab-sering-kentut/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2016/04/25/199450/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=199979"}}_ap_ufee

Pengertian Hilal



Mungkin sebagian dari anda masih bingung apa pengertian hilal, dan mengapa setiap menjelang puasa dan lebaran selalu dimusyawarahkan oleh pemerintah dan ulama. Ada dua cara menentukan hilal yaitu dengan metode rukyat dan hisab. Biasanya selalu ada perdebatan antara metode rukyat dan hisab. Namun kita disini tidak membahas mana yang benar, hanya menjelaskan pengertian hilal tersebut.

Pengertian Hilal

Hilal adalah sebutan bahasa Arab untuk bulan yang muncul saat tanggal 1, 2 dan 3. Bulan yang muncul saat tanggal 4 dan seterusnya disebut qamar. Hilal merupakan fenomena tampakan Bulan yang dilihat dari Bumi setelah ijtimak atau konjungsi. Perbedaan tempat dan waktu di Bumi mempengaruhi tampakan hilal. Hilal sangat redup dibandingkan dengan cahaya Matahari atau mega senja. Dengan demikian hilal ini baru dapat diamati sesaat setelah Matahari terbenam.

Jadi pengertian hilal adalah sabit bulan baru yang menandai masuknya bulan baru pada sistem kalender Qomariyah atau Hijriah.

Kapan melihat hilal?

Hilal dilihat saat matahari terbenam di tanggal 29. Bentuk hilal berupa bulan sabit kecil yang muncul ketika matahari terbenam penuh. Kalau bentuknya bundar maka itu bukanlah hilal, melainkan qamar di akhir bulan berjalan.

Untuk memahami pengertian hilal ini saya gunakan contoh misalnya saat ingin menentukan tanggal 1 Ramadhan, orang-orang harus berkumpul untuk melihat hilal pada tanggal 29 Sya’ban. Tempat berkumpul jelas di tempat yang memudahkan untuk melihat matahari terbenam, yaitu di tempat yang tidak terhalang gunung atau gedung, seperti laut atau padang pasir.

memahami pengertian hilal

memahami pengertian hilal

Ketika matahari terbenam maka orang-orang mulai melihat dengan mata telanjang atau alat, apakah muncul bulan sabit kecil atau tidak. Kalau muncul, berarti telah masuk 1 Ramadhan. Kalau tidak, entah karena memang tidak tampak atau karena mendung, berarti bulan Sya’ban harus digenapkan menjadi 30 hari.

Hari setelah 30 Sya’ban otomatis adalah hari bertanggal 1 Ramadhan, karena bulan-bulan di kalendar hijriah bilangannya hanya dua, kalau bukan 29 pasti 30. Beda dengan kalendar Masehi yang terdiri dari 28, 29, 30 dan 31 hari. Dengan contoh ini semoga anda sudah bisa memahami pengertian hilal.



Tulis Komentar