_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2016/12/","Post":"https://lifeblogid.com/2016/12/18/proses-tumbuh-kembang-janin-di-rahim-ibu-selama-trimester-pertama/","Page":"https://lifeblogid.com/search/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2016/12/18/proses-tumbuh-kembang-janin-di-rahim-ibu-selama-trimester-pertama/perkembangan-janin-di-rahim-ibu/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2016/04/25/199450/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=199944"}}_ap_ufee

Penjelasan Tentang Root Android

Kita sering mendengar istilah root android, banyak pengguna android yang melakukan ini untuk mengoptimalkan ponsel androidnya. Apakah yang dimaksud root android itu? Disini akan saya jelaskan pengertian root android, juga manfaat serta kekurangannya.

Pengertian Root Android

Root Android yaitu untuk memberikan hak akses penuh kepada pengguna android untuk dapat masuk ke sistem android tersebut. Dalam arti kata pengguna dapat menambah, memodifikasi, ataupun mengurangi dan menghapus file2 yang ada pada sistem android. Pada keadaan standard (belum root) file2 tersebut tidak dapat diakses. Jika diumpamakan OS windows, fungsi root yaitu memberikan hak administrator pada perangkat android anda. Root Android sama seperti “membuka pintu” bagi Anda untuk mengembangkan sistem operasi ini.

Untuk apa melakukan root android?

Pengembang sistem operasi Android tidak memberikan akses root sejak awal. Hal ini bertujuan untuk melindungi sistem operasi Android secara keseluruhan. Jika pengguna secara tidak sengaja maupun sengaja mengubah atau menghilangkan satu atau beberapa file sistem, maka dapat menyebabkan kinerja handphone atau tablet menjadi tidak stabil, rusak dan yang paling parah brick atau handphone tidak dapat menyala, oleh karena itu pengembang Android membatasi akses ke file sistem. Oleh karena itu, dengan melakukan root android pengguna dapat menambah, memodifikasi, ataupun mengurangi dan menghapus file2 yang ada pada sistem android.

Kekurangan Root Android

Root Android dapat menghilangkan garansi handphone

Root Android dapat menghilangkan garansi, karena root itu seperti membuka segel garansi. Sama seperti apabila Anda membeli komputer buatan pabrik (bukan komputer rakitan), biasanya akan dilengkapi dengan segel atau stiker garansi. Segel ini biasanya akan rusak bila kita membuka casing computer.

Root Android dapat menghilangkan garansi

Root Android dapat menghilangkan garansi

Sama halnya dengan root Android. Jika HP Anda mengalami kerusakan, misalnya speaker tidak berbunyi dan Anda membawa ke Service Center dengan kondisi ter-root, maka ada kemungkinan klaim garansi akan ditolak dan dikatakan bahwa ponsel rusak akibat proses root, padahal sebenarnya tidak.

Namun proses root dapat dibalikkan atau ponsel dikembalikan ke kondisi awal. Proses ini dinamakan Unroot. Jika proses unroot dilakukan, maka secara otomatis garansi akan berlaku kembali. Tapi jangan lupa semua data yang sudah terinstall pada saat root dihilangkan kembali. Oleh karena itu cara root android yang anda lakukan harus aman sehingga proses unroot juga bisa dilakukan dengan mudah.

Root Android menimbulkan masalah pada keamanan

Dengan melakukan root android, maka aplikasi-aplikasi malware seperti virus atau Trojan dapat dengan mudahnya masuk ke file sistem dan melakukan perusakan atau pencurian data-data pengguna. Namun hal ini tergantung pemakaian walaupun HP tidak di root, apabila pembuat virus memang “berniat jahat”, maka tanpa root pun, aplikasi virus dapat dengan mudah mengakses sistem file.

Keuntungan Root Android:

Dapat Menginstall Aplikasi yang Membutuhkan Akses Root

Ada banyak aplikasi yang tidak dapat diinstall jika hp tidak di root. Oleh karena itu dengan melakukan root android maka pengguna android dapat menginstall aplikasi yang membutuhkan akses root sehingga lebih banyak pilihan.

Dapat menginstall custom ROM

Custom ROM adalah sistem operasi Android kustom (alternatif) atau bukan buatan vendor ponsel. Custom ROM dikembangkan oleh komunitas penggemar sistem operasi Android. Tidak semua HP android harus di root untuk melakukan custom ROM, namun kebanyakan handphone Android membutuhkan akses root bila ingin diinstall custom ROM.

Dapat memaksimalkan kinerja ponsel android.

Salah satu pengaturan yang dapat dilakukan adalah overclock processor. Dengan melakukan overclock, processor dapat “dipaksa” kerja lebih cepat dari kecepatan bawaannya yang secara keseluruhan dapat meningkatkan kinerja ponsel. Namun demikian, overclock dapat memperpendek usia processor, membuat baterai lebih boros dan cepat panas dan juga ada kemungkinan menyebabkan sistem menjadi tidak stabil.

Dengan melakukan root android, kita dapat melakukan uninstall aplikasi-aplikasi bawaan pabrik yang tidak berguna dan hanya memenuhi memori telepon.



Tulis Komentar