_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2017/03/","Post":"https://lifeblogid.com/2017/03/10/cara-ampuh-untuk-mengatasi-perut-kembung-pada-bayi/","Page":"https://lifeblogid.com/kuppee-japanese-quality-international-specifications/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2017/03/10/cara-ampuh-untuk-mengatasi-perut-kembung-pada-bayi/cara-menghilangkan-perut-kembung-pada-bayi/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2016/04/25/199450/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=199955"}}_ap_ufee

Penyakit Campak

Penyakit campak merupakan suatu penyakit menular. Sebagian besar orang dewasa sudah pernah mendapat penyakit campak sehingga tidak berbahaya bagi mereka. Karena penyakit campak tidak terjadi dua kali pada orang yang sama.

Gejala-gejala penyakit Campak

Gejala penyakit campak sebenarnya jarang sekali dapat dideteksi secara dini. Hal ini karena gejala penyakit campak-seperti batuk, pilek dan demam-hampir sama dengan penyakit flu biasa. Namun sebenarnya, campak adalah penyakit infeksi berbahaya. Penyakit ini disebabkan oleh virus campak, dan pada umumnya ditularkan melalui pernapasan, yakni percikan ludah dari hidung, tenggorokan, atau mulut.Karena penularannya terjadi secara langsung, campak menular begitu cepat. Metode penularannya adalah 1 atau 2 hari sebelum bercak-bercak kemerahan timbul pada kulit.

Bercak-bercak ini disebut juga rash atau ruam. Dengan masa penularan 2-4 hari sebelum timbul bercak, penyakit campak akan menampilkan perubahan warna bercak selama anak sakit, yakni dari kemerahan menjadi cokelat kehitaman. Saat itu, campak sudah tidak menular lagi. Ruam campak beda dengan ruam biang keringat. Biasanya, biang keringat tidak disertai demam, melainkan hanya diiringi rasa gatal. Lokasinya pun di tempat-tempat umum yang banyak berkeringat, seperti lipatan leher, ketiak, tubuh, atau lipatan paha.

penyakit campak

penyakit campak

Sedangkan gejala penyakit campak biasanya diawali dengan batuk terlebih dulu. Kemudian demam, pilek, lesu dan rewel karena panasnya makin tinggi. Setelah itu barulah timbul bercak kemerahan. Lokasinya pun biasanya di sekitar muka, atau di belakang telinga. Lalu menyusul ke depan telinga, muka, dan kemudian menjalar ke leher.Ketika ruam campak sampai ke bagian wajah anak, kedua mata si anak bisa ikut terkena, sehingga berwarna merah, banyak kotorannya, serta mengeluarkan air. Sering kali bibir pun menjadi pecah-pecah. Setelah itu, ruam pun menjalar sampai ke dada. Bercak merah di bagian wajah dan dada ini biasanya sifatnya mengumpul. Baru ketika sudah menjalar ke tungkai kaki, bercak merahnya jadi menyebar. Ketika ruam campak sudah keluar semua, panas anak pun mulai turun. Keluarlah bercak kecokelatan. Dan itu berarti, anak sudah masuk ke fase penyembuhan.

Secara detail, proses perkembangan gejala anak yang terkena penyakit campak adalah sebagai berikut. Biasanya, anak akan batuk-batuk terlebih dulu. Lalu pada hari 1-2, anak akan mengalami demam yang makin lama makin tinggi. Matanya pun mulai merah dan berair.Pada hari ke-2 si anak demam, timbul bintik putih yang disebut Koplik’s Spot di sebelah dalam mulut, biasanya di depan gigi geraham. Bintik putih ini akan tetap ada sampai 3-6 hari setelah demam timbul.
Artinya, bintik itu bertahan sekitar 3-4 hari. sayangnya, gejala ini jarang sekali diperhatikan. Di hari ke-3, timbul bercak-bercak merah. Sementara pada hari ke-4 dan ke-5, demam anak semakin tinggi. Biasanya hingga mencapai 39-40 derajat Celsius. Bila anak mempunyai keturunan kejang-demam, pada saat itu
umumnya ia sudah mengalami kejang-kejang. Barulah setelah 3-8 hari mengalami demam, bercak merah ini berubah warna. Dengan demikian, ruam campak biasanya bertahan selama 5-6 hari. Habis bercak merah ini, terbitlah bercak-bercak berwarna cokelat kehitaman, yang akan menetap selama 1 minggu. Saat itu, si anak sudah `menjalani’ masa sakit campak sekitar 10 hari.Pada gejala awal, yakni batuk dan demam, campak memang agak sulit dibedakan dengan flu. Akibatnya, banyak ibu-ibu yang menyangka anaknya terkena flu biasa. Namun 3 had kemudian (biasanya 1-2 hari pertama), mulailah kelihatan ada bercak kemerahan.

Penanganan penyakit Campak

Tidak ada obat yang dapat menyingkirkan atau membunuh virus campak. Umumnya pengobatan yang diberikan bersifat simptomatik (menghilangkan gejala yang ada) dan meningkatkan daya tahan tubuh. Pengobatan simptomatik yang dapat diberikan antara lain analgetik (penurun demam dan penghilang rasa sakit), antibiotik jika telah terjadi infeksi seperti pneumonia atau infeksi telinga. Selain itu mengisolasikan penderita campak sangat penting untuk mencegah penularan ke pada orang lain atau keluarganya karena penyakit campak sangat menular.

Pencegahan penyakit campak

Pencegahan campak dilakukan dengan pemberian rutin imunisasi pada anak – anak yang biasanya diberikan dalam bentuk kombinasi dengan gondongan dan campak jerman (vaksin MMR/mumps, measles, rubella). Vaksin dalam bentuk MMR, dosis pertama diberikan pada usia 12-15 bulan, dosis kedua diberikan pada usia 4-6 tahun. Selain itu penderita penyakit campak juga harus disarankan untuk istirahat minimal 10 hari dan makan makanan yang bergizi agar kekebalan tubuh meningkat.



Tags:

Tulis Komentar