_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2016/12/","Post":"https://lifeblogid.com/2016/12/18/proses-tumbuh-kembang-janin-di-rahim-ibu-selama-trimester-pertama/","Page":"https://lifeblogid.com/search/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2016/12/18/proses-tumbuh-kembang-janin-di-rahim-ibu-selama-trimester-pertama/perkembangan-janin-di-rahim-ibu/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2016/04/25/199450/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=199944"}}_ap_ufee

Pengertian Pidana

Pengertian tindak pidana adalah merupakan perbuatan yang dilakukan oleh seseorang dengan melakukan seuatu kejahatan atau pelanggaran pidana yang merugikan orang lain atau merugikan kepentingan hukum. Menurut moeljatno perbuatan pidana adalah perbuatan yang dilarang oleh aturan larangan mana yang disertai dengan ancaman sanksi, yang berupa pidana tertentu. Bagi siapa yang melanggar larangan tersebut. Berdasarkan pengertian tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa tindak pidana adalah perbuatan yang diancam dengan pidana terhadap barang siapa yang melanggar tersebut

Adanya tindak pidana harus memiliki unsur-unsur sebagai berikut:

  • Perbuatan manusia
  • Memenuhi rumusan dalam undang-undang (syarat formil)
  • Melawan hukum (syarat materiil)

Syarat formil tersebut diatas harus ada, karena asas legalitas yang terhmpun dalam pasal 1 (1) KUHP berbunyi :

Tiada suatu perbuatan yang dapat dipidana kecuali atas kekuatan aturan pidana dalam perundang-undangan yang telah ada, sebelum perbuatan dilakukan. Ketentuan tersebut diatas merupakan dasr pokok dari pada ketentuan hukum pidana, ketentuan itu biasa disebut sebagai asas “nullum delictum nulla sine previa lege poenali”

Reaksi atas delik dan ini berwujud suatu nestapa yang dengan sengaja ditimpakan negera pada pembuat delik itu. Dikatakan simons bahwa strafbaar feit itu adalah “kelakuan (handeling) yang diancam dengan pidana, yang bersifat melawan hukum, yang berhubungng dilakukan dengan kesalahan, dan yang mampu bertanggungjawab (Roeslan saleh, 1962:68). Dapat diancam dengan pidana apabila yang bersangkutan mampu bertanggungjawab terhadap yang dilakukannya”. Selama ini yang tidak dianggap mampu bertanggungjawab perbuatan pidana adalah orang yang belum dewasa atau dibawah pengampuan akan tetapi perkembangan perkembangan kejahatan yang begitu pesat memberikan batasan usia pada anak dibawah umur untuk mendapatkan hukuman atas kejahatan yang dilakukan (simon, dalam tirtaadmadja 2002; 41)

Berdasarkan definisi diatas dapat diketahui bahwa pidana mengandung unsur-unsur atau cirri-ciri sebagai berikut :

  • Pidana itu hakikatnya merupakan suatu pengenaan penderitaan atau nestapa atau akibat-akibat lain yang tidak menyenangkan.
  • Pidana itu diberikan dengan sengaja oleh orang atau badan yang mempunyai kekuasaan (oleh orang yang berwenang)
  • Pidana itu dikenakan kepada seseorang yang telah melakukan tindak pidana menurut undang-undang

Perbuatan-perbuatan pidana ini wujud dan sifatnya adalah bertentangan dengan tata atau ketertiban yang dikehendaki oleh hukum, mereka adalah perbuatan yang melawan (melanggar) hukum. Perbuatan-perbuatan ini merugikan masyarakat dalam arti bertentangan dengan atau mengahambat akan terlaksananya tata dalam pergaulan masyarakat yang adil dan baik (Moeljatno.2002:135)

pengertian pidana

pengertian pidana

Berdasarkan uraian pengertian pidana tersebut diatas, maka dapat diketahui bahwa pidana adalah suatu perbuatan yang dapat dipidana dimana perbuatan itu harus dapat dibuktikan dengan sekurang-kurangnya dua alat bukti yang cukup. Unsur-unsur yang lebih dominan dalam tindak pidana adalah adanya kesalahan dari perbuatan yang bertentangan dengan undang-undang serta perbuatan itu diancam dengan pidana.



Tags:

Tulis Komentar