_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2017/03/","Post":"https://lifeblogid.com/2017/03/10/cara-ampuh-untuk-mengatasi-perut-kembung-pada-bayi/","Page":"https://lifeblogid.com/kuppee-japanese-quality-international-specifications/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2017/03/10/cara-ampuh-untuk-mengatasi-perut-kembung-pada-bayi/cara-menghilangkan-perut-kembung-pada-bayi/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2016/04/25/199450/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=199955"}}_ap_ufee

Penyakit Rabies

Penyakit rabies atau anjing gila adalah suatu penyakit berbahaya, dimana virusnya dibawa oleh air liur seekor binatang yang kejangkitan penyakit. Setelah masuk ke bagian luka itu, virus menyebar melalui urat syaraf dan akhirnya tiba di otak sehingga akan terjadi sejenis radang otak atau penyakit gila. Virus rabies ditularkan ke manusia melalu gigitan hewan misalnya oleh anjing, kucing, kera, rakun, dan kelelawar.

Penyebab penyakit rabies

Virus rabies dapat berpindah melalui gigitan atau jilatan. Tetapi virus tersebut tidak dapat menembus kulit yang belum pecah. Setelah infeksi, virus akan masuk melalui saraf-saraf menuju ke sumsum tulang belakang dan otak dan bereplikasi di sana. Selanjutnya virus akan berpindah lagi melalui saraf ke jaringan non saraf, misalnya kelenjar liur dan masuk ke dalam air liur.

anjing merupakan hewan yang paling banyak menularkan penyakit rabies

anjing merupakan hewan yang paling banyak menularkan penyakit rabies

Hewan yang terinfeksi tampak galak, agresif, menggigit dan menelan segala macam barang, air liur terus menetes, meraung-raung gelisah kemudian menjadi lumpuh dan mati.

Penyakit rabies juga bisa ditularkan melalui penghirupan udara yang tercemar virus rabies. Namun penularan denagn cara ini jarang terjadi.

Gejala penyakit rabies

Gejala adanya penyakit rabies pada manusia adalah sebagai berikut.
1. Diawali dengan demam ringan atau sedang, sakit kepala, nafsu makan menurun, badan terasa lemah, mual, muntah dan perasaan yang abnormal pada daerah sekitar gigitan (rasa panas, nyeri berdenyut)
2. Rasa takut yang sangat pada air, dan peka terhadap cahaya, udara, dan suara
3. Air liur dan air mata keluar berlebihan
4. Pupil mata membesar
5. Bicara tidak karuan, selalu ingin bergerak dan nampak kesakitan
6. Selanjutnya ditandai dengan kejang-kejang lalu lumpuh dan akhirnya meninggal dunia

Penanganan penyakit rabies

Penyakit Rabies dapat diobati, namun pengobatan tersebut harus dilakukan sebelum virus menginfeksi otak dan menimbulkan gejala yaitu secepat mungkin setelah terjadi gigitan atau infeksi oleh hewan. Apabila gejala mulai terlihat, maka pengobatan untuk menyembuhkan penyakit rabies ini tidak ada. Sehingga setelah beberapa hari terjadi gejala yang pertama maka akan terjadi kematian

rabies (anjing, sigung, rakun, rubah, kelelawar) segera cuci luka dengan sabun atau pelarut lemak lain di bawah air mengalir selama 10-15 menit lalu beri antiseptik alkohol 70% atau betadin.

Apabila korban belum diimunisasi selama 10 tahun terakhir, berikan suntikan tetanus. Suntikan globulin imun rabies yang dikombinasikan dengan vaksin dapat dilakukan untuk melindungi sikorban dari penyakit rabies.



Tulis Komentar