_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"lifeblogid.com","urls":{"Home":"https://lifeblogid.com","Category":"https://lifeblogid.com/category/pengetahuan/agama/","Archive":"https://lifeblogid.com/2017/06/","Post":"https://lifeblogid.com/2017/06/05/bayi-jarang-bab-dan-sering-kentut-bahaya-tidak/","Page":"https://lifeblogid.com/kuppee-japanese-quality-international-specifications/","Attachment":"https://lifeblogid.com/2017/06/05/bayi-jarang-bab-dan-sering-kentut-bahaya-tidak/bayi-jarang-bab-sering-kentut/","Nav_menu_item":"https://lifeblogid.com/2016/04/25/199450/","Mts_ad":"https://lifeblogid.com/?mts_ad=199934","Feedback":"https://lifeblogid.com/?post_type=feedback&p=199979"}}_ap_ufee

Keamanan Sistem



Tujuan keamanan sistem mengacu pada perlindungan terhadap semua sumber daya informasi perusahaan dari ancaman oleh pihak-pihak yang tidak berwenang. Perusahaan menerpakan suatu program keamanan sistem yang efektif dengan pertama-tama mengidentifikasi berbagai kelemahan dan kemudahan menerpakna perlawanan dan perlindungan yang diperlukan.

keamanan sistem

keamanan sistem

Keamanan sistem yang dimaksud untuk mencapai tiga tujuan utama yaitu:

  1. Kerahasiaan. Perusahaan berusaha melindungi data dan informasinya dari pengungkapan kepada orang-orang yang tidak berhak.
  2. Ketersediaan. Tujuan CBIS adalah menyediakan data dan informasi bagi mereka yang berwenang untuk menggunakannya.
  3. Itegritas. Semua subsistem CBIS harus menyediakan gambaran yang akurat dari sistem fisik yang diwakilinya.

Ancaman Keamanan, jika seseorang mendapatkan akses tidak sah ke sumber daya informasi perusahaan, orang itu menjadi seorang penjahat komputer. Sebagaian penjahat komputer adalah karyawan, sebagian lain adalah orang luar.

  • Pengungkapan tidak sah dan pencurian. Jik database dan koleksi pernagkat lunak tersedia bagi orang-orang yang tidak berwenang untuk mendapatkan aksesnya, hasilnya dapat berupa kehilangan informasi.
  • Pengguna tidak sah. Orang-orang yang biasanya tidak berhak menggunakan sumber daya perusahaan dapat melakukanya. Penjahat komputer jenis ini umumnya adalah hacker, orang yang suka bermain dengan komputer dan suka menguasai rincian operasinya. Seorang hacker , misalnya dapat menembus jaringan komputer perusahaan, mendapat akses melalui jaringan telepon.
  • Penghancur tidak sah dan penolakan jasa. Orang-orang dapat merusak atau menghancurkan perangkat lunak ata pernagkat keras, menyebabkan terhentinya operasi komputer perusahaan. Penjahat komputer itu bahkan tidak perlu berada di tempat kejadian. Ia dapat masuk ke jaringan kompuetr perusahaan dari satu terminal yang jauh dan menyebabkan kerusakan fisik.
  • Modifikasi tidak sah. Perubahab-perubahan dapat dilakukan terhadap data, informasiĀ  dan perngakta lunak perusahaan. Bebrapa perusahaan tidak disadari dan menyebabkan para pemakai output sistem membuat keputusan yang salah. Jenis modifikasi yang sangat mencemaskan disebabkan oleh pernagkat lunak yang merusak (malicious software) keamanan sistem.



Tulis Komentar