Cara Menyimpan Cabai Agar Tidak Mudah Rusak

Sebagai orang Indonesia, cabai merupakan bahan yang tidak pernah ketinggalan dalam menu masakan sehari-hari. Biasanya para ibu akan membeli banyak cabai dan menyimpannya untuk persediaan. Namun sayangnya, kalau anda terbiasa membeli cabai dalam jumlah banyak, tak jarang akhirnya cabai malah menjadi busuk dan tidak dapat dikonsumsi jika cara menyimpan cabai tersebut tidak benar.




Berikut ini tips cara menyimpan cabai agar idak mudah busuk

Saat membeli cabai, pastikan anda selalu memilih cabai yang masih segar. Cabai yang segar biasanya terlihat dari batangnya yang masih segar dan melekat sempurnya pada buahnya. Nah, dengan membeli cabai yang masih segar, kemungkinannya anda bisa menyimpan dalam waktu yang lebih lama, paling tidak sampai satu minggu.

Jangan pernah membeli cabai yang basah, karena air yang menempel pada cabai dalam waktu yang lama akan membuat cabai menjadi busuk. Oiya, hindari pula membeli cabai yang sudah tidak ada batangnya kalau misalnya itu hanya untuk persediaan saja.

cara menyimpan cabai

cabai bisa rusak jika tidak disimpan dengan benar




Setelah membeli cabai, begitu sampai di rumah, segera cuci dengan air yang mengalir dari keran dan langsung keringkan satu persatu dengan kain kering. Jangan lupa juga angina-anginkan dalam udara yang terbuka sehingga tidak ada air yang tersisa.

Batang cabai jangan dipotong. Karena, cabai yang sudah dipotong batangnya akan lebih cepat membusuk ketimbang cabai yang disimpan dengan tangkai yang masih utuh.

Yang terakhir, cara menyimpan cabai yang sudah anda keringkan tadi dengan memasukkan ke dalam kantong plastic bening yang kemudian diikat rapat, Atau anda juga bisa menggunakan wadah atau toples plastic lalu anda bisa simpan cabai dalam kulkas.

Tulis Komentar