Pengertian Hacker dan Cracker

Hacker adalah seorang penyusup pada system operasi di komputer kita. Biasanya para hacker menyusup ke data-data kita miliki tanpa kita ketahui tetapi para hacker tesebut tidak merusak bagian dari data-data kita. Sedangkan dalam hacker mempunyai aturan main antara lain:
*Menghormati pengetahuan & kebebasan informasi.
*Memberitahukan sistem administrator akan adanya pelanggaran keamanan / lubang di keamanan yang dilihat.
*Jangan mengambil keuntungan yang tidak fair dari hack.
*Tidak mendistribusikan & mengumpulkan software bajakan.
*Tidak pernah mengambil resiko yang bodoh – selalu mengetahui kemampuan sendiri.
*Selalu bersedia untuk secara terbuka / bebas / gratis memberitahukan & mengajarkan berbagai informasi & metoda yang diperoleh.
*Tidak pernah meng-hack sebuah sistem untuk mencuri uang, kartu kredit dan lain sebagainya.
*Tidak pernah memberikan akses ke seseorang yang akan membuat kerusakan.
*Tidak pernah secara sengaja menghapus & merusak file di komputer yang dihack.
*Hormati mesin yang di hack, dan memperlakukannya seperti mesin sendiri.




hacker and cracker

Banyak produsen-produsen software sangat berterima kasih akan masukan dari para hacker, karena dengan adanya masukan ini software-software yang mereka buat menjadi semakin baik. Memang kadang eksploit yang dihasilkan para hacker tidak langsung di peroleh si perusahaan software, tapi di tahan oleh komunitas underground – sampai digunakan oleh lamers & membuat kekacauan. Selain produsen software juga para administrator yang kadang juga membutuhkan hacker untuk menguji keamanan sistem mereka bahkan di Indonesia pernah diadakan lomba hacker yang bertujuan unutk melumpuhkan sebuah sistem yang sangat tinggi tingkat kemanannya (tentu saja sistem ini memang dibuat untuk lomba tersebut). Bahkan Bill Gates dan Paul Allen dari masa-masa sekolah mereka telah menghacking software. Keduanya merupakan programmer yang handal. Dimulai pada tahun 1980, mereka membangun kerajaan bisnis software terbesar di dunia. Kesuksesan komersial mereka meliputi MS-DOS, MS Windows yang kita gunakan sekarang ini.
Contoh lainnya yaitu tahun kemarin waktu situs KPU dihack oleh Dhani (yang sekarang kabarnya bekerja sebagai konsultan IT di Indosat), sebetulnya Dhani sudah memberitahu administrator KPU (sesuai aturan) karena situs tersebut terdapat celah yang bisa dibobol, tetapi para adiminstrator tersebut terlalu arogan karena mereka yakin sistem yang dibangun sekian milyar tersebut mempunyai tingkat keamanan yang tinggi dan tidak akan bisa dihack.

Mengapa Para Cracker Ada?

Cracker ada karena sifat alamiah manusia yang seringkali didorong oleh keinginan untuk merusak ketimbang mencipta. Beberapa orang cracker melakukan crack demi uang. Mereka berada di medan perang, terlibat diantara dua perusahaan yang berkompetisi. Mungkin saja Perusahaan A ingin merusak situs Perusahaan B. Maka disewalah para cracker. Mereka membobol berbagai jenis sistem yang digunakan, demi uang. Beberapa cracker terlibat dengan tindakan kriminal, seperti merampas daftar profil pengguna kartu kredit. Disini mereka seringkali menggunakan credit card atas nama pemegang kartu tersebut. Hal yang umum lainnya adalah kloning ponsel, pembajakan, dan berbagai aktifitas fraud (penipuan). Jenis cracker lainnya adalah para remaja yang mendemonstrasikan suatu kemampuan luarbiasa mereka dalam mencerna pengetahuan teknis komputer. Demi mendapatkan sensasi luar biasa dari target mereka.




Tulis Komentar